Jepang dan Negara Kepulauan Pasifik Minta Korut Buktikan Denuklirisasi

Nathania Riris Michico · Minggu, 20 Mei 2018 - 15:45 WIB

PM Jepang Shinzo Abe. (Foto: Kyodo)

FUKUSHIMA, iNews.id - Jepang dan negara-negara Kepulauan Pasifik mendesak Korea Utara (Korut) segera mengambil tindakan nyata terkait denuklirisasi nuklir dengan mematuhi mematuhi sanksi Amerika Serikat (AS). Pasalnya, Korut melanggar sanksi internasional dengan mentransfer kargo lewat laut.

Dalam deklarasi bersama yang dirilis setelah pertemuan di Iwaki, Prefektur Fukushima, Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dan pemimpin dari 14 negara Kepulauan Pasifik meminta Korut segera mengambil tindakan konkret untuk membuktikan niat denuklirisasi.

"Para pemimpin menekankan pentingnya mencari resolusi damai dan diplomatik terhadap pembongkaran penuh, dapat dibuktikan, dan tidak dapat diubah dari semua senjata pemusnah massal (WMD), termasuk senjata biologi dan kimia, dan rudal balistik, serta fasilitas terkait Korea Utara," demikian pernyataan deklarasi tersebut, seperti dilansir Japan Today, Minggu (20/5/2018).

Ini merupakan pertama kalinya bagi Jepang dan negara-negara Kepulauan Pasifik untuk membahss masalah Korut dalam deklarasi tersebut. Jepang menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi regional dengan negara-negara Pasifik setiap tiga tahun sejak 1997.

Abe dan para pemimpin kepulauan Pasifik menyambut baik kesepakatan yang dicapai pada 28 April antara Korsel dan Korut menuju denuklirisasi di Semenanjung Korea. Mereka juga berharap pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong Un pada 12 Juni di Singapura bisa membuahkan denuklrisasi Korut.

Pertemuan itu dihadiri Jepang, 14 negara Kepulauan Pasifik; Australia dan Selandia Baru; Polinesia Prancis, dan Kaledonia Baru. Ke-14 negara Kepulauan Pasifik antara lain Kepulauan Cook, Fiji, Kiribati, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Niue, Palau, Papua New Guinea, Samoa, Kepulauan Solomon, Tonga, Tuvalu, dan Vanuatu.


Editor : Nathania Riris Michico

KOMENTAR