Wantimpres ke Israel, Diplomasi Indonesia untuk Palestina Ternoda

Antara · Kamis, 14 Juni 2018 - 07:12 WIB
Wantimpres ke Israel, Diplomasi Indonesia untuk Palestina Ternoda

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. (Foto: Koran Sindo).

JAKARTA, iNews.id - Kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf ke Israel dinilai bertentangan dengan sikap Indonesia terhadap krisis di Palestina. Kunjungan itu dinilai menodai dukungan dan diplomasi Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, kunjungan Yahya Staquf tidak menunjukkan rasa sensitivitas di tengah serangan Israel kepada masyarakat Palestina yang memakan banyak korban jiwa.

"Terlepas dia berangkat ke sana atas nama pribadi, tapi dengan posisinya sebagai anggota Wantimpres, ini seperti blunder," ujar Taufik, Jakarta, Rabu (13/6/2018).

BACA JUGA:

Kunjungan Wantimpres ke Israel Seharusnya Diketahui Presiden

Menag Minta Hentikan Polemik Kunjungan Wantimpres ke Israel

Menurutnya, kunjungan Yahya memunculkan kekecewaan kelompok di Palestina seperti Fatah dan Hamas. Padahal selama ini diplomasi Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina gencar dilakukan.

Bahkan, dengan terpilihnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), diharapkan peran Indonesia semakin ditingkatkan dalam perjuangan kemerdekaan Palestina.

"Jangan sampai perjuangan Indonesia rusak oleh sikap arogansi seorang pejabat negara. Presiden harus memberi tindakan tegas," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi