Sore Ini Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri, Hilal Dipantau di 97 Titik

Okezone.com ยท Kamis, 14 Juni 2018 - 09:21 WIB
Sore Ini Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri, Hilal Dipantau di 97 Titik

Melihat Hilal untuk Menentukan 1 Syawal. (Foto: SINDOnews)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id – Pemantauan hilal akan mengambil lokasi di 97 titik yang tersebar di 34 provinsi se-Indonesia. Hasilnya dibawa ke sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) untuk menetapkan awal Syawal sebagai penentuan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Kamis (14/6/2018) sore ini.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag, Jakarta. Mekanismenya, Kemenag akan menetapkan waktu mengakhiri puasa Ramadan dan berlebaran.

"Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan qamariyah, terutama Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah," kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Juraidi, Kamis (14/6/2018).

Rangkaian sidang isbat diawali dengan pemaparan secara terbuka mengenai posisi hilal berdasarkan data hisab oleh pakar astronomi. Data hisab menunjukkan, ijtimak menjelang Syawal 1439 H jatuh pada Kamis, 14 Juni 2018, pukul 02:43 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara 6° 4’ sampai 7° 34’.

“Rukyatul hilal akan dilaksanakan pada Kamis sore ini,” kata Juraidi.

Selepas Magrib, digelar Sidang Isbat secara tertutup yang dipimpin oleh Menteri Agama. Dalam sidang tersebut, Direktur Urais dan Binsyar akan melaporkan hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) yang dilakukan pada 97 titik lokasi di seluruh Indonesia.

“Laporan itu akan dijadikan dasar pengambilan keputusan penetapan 1 Syawal,” jelasnya.

Usai sidang, Menteri Agama akan menggelar konferensi pers mengenai hasil sidang itsbat, yaitu Penetapan Pemerintah tentang Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah.

Diagendakan, sidang isbat akan dihadiri para duta besar negara sahabat, Mahkamah Agung (MA), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, dan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag.


Editor : Donald Karouw