Perempuan Asal Israel Ditangkap di AS atas Tuduhan Membantu ISIS

Anton Suhartono · Kamis, 14 Juni 2018 - 13:31 WIB
Perempuan Asal Israel Ditangkap di AS atas Tuduhan Membantu ISIS

(Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Seorang perempuan asal Israel ditangkap polisi Amerika Serikat (AS) dengan tuduhan membantu militan ISIS membuat senjata dan bom untuk menyerang.

Perempuan bernama Waheba Issa Dais itu bermukim di Cudahy, Wisconsin. Dia melatih bagaimana cara mengolah bahan kimia risin, membuat bom, racun, dan rompi bom bunuh diri.

Kementerian Pertahanan AS, sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (14/6/2018), menyatakan, perempuan berusia 45 tahun itu ditangkap pada Rabu (13/6), dengan tuduhan mencoba menyediakan bahan material untuk ISIS.

Dais merupakan orang pertama yang ditangkap dalam enam bulan terakhir di AS dengan tuduhan mendukung aksi kekerasan kelompok militan.

Perempuan yang resmi menjadi negara AS sejak 1992 itu menggunakan sejumlah akun media sosial untuk mempromosikan kelompok ISIS dan memfasilitasi perekrutan.

Dalam dokumen dakwaan disebut, Dais membuat perpustakaan digital berisi buku cara membuat bom, senjata biologi, racun, serta rompi bom bunuh diri, untuk membantu ISIS melancarkan serangan.

Tak hanya itu dia memilih satu orang, tampaknya seorang informan penegak hukum, untuk diajarkan bagaimana membuat racun serta menyuruhnya menyerang pos pemerintah atau tempat penampungan air menggunakan zat beracun risin.

Dia juga diduga mengusulkan target untuk serangan bom di festival jalanan dan perayaan musim panas lainnya.


Editor : Anton Suhartono