Suasana Mudik di Asia, Jumlah Pemudik Bangladesh Kalahkan Indonesia

Anton Suhartono · Kamis, 14 Juni 2018 - 17:01 WIB

Suasana mudik di stasiun Dhaka, Bangladesh (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Pekan ini umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri. Tak hanya di Indonesia, Idul Fitri di negara lain juga identik dengan pulang kampung atau bersilaturahmi dengan keluarga.

Di Indonesia, sekitar 32 juta warga diperkirakan mudik sepanjang pekan ini. Arus perpindahan penduduk terbanyak terjadi di Pulau Jawa. Namun, angka itu masih kalah banyak dibandingkan Bangladesh, di mana sekitar 50 juta penduduk di sana pulang kampung pada Lebaran tahun ini.

Jika di Jakarta sekitar 70 persen dari total penduduknya yang mencapai 8 juta jiwa mudik, maka di ibu kota Bangladesh, Dhaka, jumlah warga yang meninggalkan kota mencapai 11,5 juta jiwa. Mereka pualng kampung menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum, khususnya bus.

"Tahun ini sekitar 11,5 juta akan meninggalkan Dhaka untuk pulang ke kampung halaman merayakan Id," kata Sekjen Asosiasi Keselamatan Penumpang, Mozammel Hoque Chowdury, dikutip dari AFP, Kamis (14/6/2018).

Sementara itu, di Afghanistan, Lebaran tahun ini kemungkinan akan dilewati dengan damai, setelah pemerintah dan Taliban menyepakati gencatan senjata. Ini merupakan gencatan senjata pertama dengan Taliban sejak invasi Amerika Serikat (AS) sejak 2001. Taliban tidak akan menyerang pasukan keamanan Afghanistan selama tiga hari.

Di Pakistan, kepadatan lalu lintas terjadi beberapa hari terakhir. Pihak berwenang memprediksi kepadatan kendaraan mencapai dua kali lipat di hari libur Lebaran. Namun tak disebutkan angkanya.

Untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, perusahaan kereta api meluncurkan "Kereta Id" dengan tambahan gerbong serta diskon.

Kepadatan lalu lintas juga terjadi di Malaysia beberapa hari terakhir. Arus lalu lintas naik 70 persen dibandingkan hari biasa.

Sementara itu di India, meskipun 180 juta penduduknya beragama Islam, pulang kampung bukan tradisi. Tidak ada gelombang arus lalu lintas massif di kota-kota besar India menjelang Idul Fitri. 

Namun bagi sebagian perantau, pulang kampung saat Idul Fitri tetap menjadi keharusan. Seorang pegawai bank di New Delhi, Shakir Khan, mengaku akan mudik selama libur Idul Fitri bagi karyawan Muslim.

"Kami hidup di dunia yang sangat cepat dan Idul Fitri selalu istimewa karena memberi Anda kesempatan untuk berhubungan kembali dengan keluarga dan teman-teman," kata pria berusia 29 tahun itu.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR