Menag Pimpin Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1439 Hijriah

Felldy Utama · Kamis, 14 Juni 2018 - 18:31 WIB

Sidang Isbat di Kantor Kementerian Agama akan mengumumkan penetapan 1 Syawal 1439 H, Kamis (14/6/2018). (Foto: Koran Sindo/Dok).

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Sidang Isbat untuk menentukan awal syawal 1439 Hijriah. Sidang diawali dengan pemaparan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag.

Tim Hisab dan Rukyat akan memaparkan hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) di 97 titik pemantauan. Setelah itu dilakukan Sidang Isbat yang berlangsung tertutup di Kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (14/6/2018)

"Setelah sidang selesai akan digelar konferensi pers untuk mengumumkan 1 syawal 1439 H jatuh pada hari apa", kata Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, Kamis (14/6/2018).

Menag bersama Ketua MUI KH Maruf Amin, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar, Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher, pimpinan ormas Islam dan para Duta Besar Negara sahabat  tampak sudah hadir. Menag memimpin sidang tersebut.

"Proses sidang Isbat sama saja setiap tahunnya, namun media yang meliput cukup banyak karena Sidang Isbat sangat menarik," kata Amin.

Sidang Isbat dihadiri oleh jajaran Kemenag, duta besar sejumlah negara sahabat, perwakilan Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BMKG, Lapan, Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari ormas-ormas Islam, serta tim hisab dan rukyat Kemenag.

Poses sidang diawali dengan paparan Tim Badan Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal secara astronomis menjelang awal Syawal 1439 H.

Tim Badan Hisab dan Rukyat Kemenag sebelumnya memantau hilal atau bulan (rukyatul hilal) di 97 titik yang tersebar di 34 provinsi Indonesia, antara lain Pantai Tanjung Kodok, Lamongan, Jawa Timur, dan Bosscha Lembang Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.


Editor : Zen Teguh

KOMENTAR