Menag: Selamat Idul Fitri, Mudah-mudahan Kita Semua Diberkahi Allah

Felldy Utama ยท Kamis, 14 Juni 2018 - 20:11 WIB
Menag: Selamat Idul Fitri, Mudah-mudahan Kita Semua Diberkahi Allah

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan hasil sidang isbat di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (14/6/2018). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah kepada seluruh umat Islam yang merayakan. Menag sekaligus mendoakan agar perjuangan selama Ramadan terbayar dengan menjadi manusia yang kembali suci.

”Selamat Hari Raya Idul Fitri mudah-mudahan kita semua diberkahi Allah SWT, mampu ke jati diri kemanusiaan kita dan mudah-mudahan tergolong orang yang menang,” ujar Lukman seusai memimpin sidang isbat di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Pemerintah melalui Kemenag menetapkan 1 Syawal 1439 Hijriah jatuh pada Jumat, 15 Juni 2018. Penetapan ini dilakukan pada sidang isbat yang diawali dengan pemaparan tim falakiyah Kemenag terkait posisi hilal.

Menurut Menag, posisi hilal dilihat di berbagai wilayah Indonesia dan negara-negara lain. Berdasarkan pemantauan tim falakiyah, posisi hilal berada di antara 6 derajat 4 menit sampai 7 derajat 34 menit di seluruh Tanah Air.

”Sampai dengan sidang isbat dibuka kami telah terima 12 kesaksian pelaku rukyatul hilal, (antara lain) di Manado, Palu, Gresik, Yogyakarta, berikutnya Jakarta Utara, di mana ke 12 pelaku rukyat yang bertugas di bawah sumpah seluruhnya menyatakan telah melihat hilal,” kata Lukman.

Dengan kesaksian tersebut serta mendengar pertimbangan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), seluruh peserta sidang isbat sepakat untuk menetapkan 1 Syawal 1439 jatuh pada Jumat 15 Juni 2018.

”Dengan demikian maka besok hari kita tidak lagi berpuasa. Seluruh umat muslim di Tanah Air menunaikan Salat Id,” kata dia.

Lukman berharap seluruh umat Islam memasuki 1 Syawal dengan kebersamaan. ”Mudah-mudahan menjadi hikmah sehingga kebersamaan umat muslim mampu kita pelihara, energi posituf betul-betul mampu kita jaga,” kata dia.


Editor : Zen Teguh