Apresiasi Sidang Isbat, DPR Bersyukur Idul Fitri Tanpa Perbedaan Hari

Felldy Utama ยท Kamis, 14 Juni 2018 - 20:58 WIB
Apresiasi Sidang Isbat, DPR Bersyukur Idul Fitri Tanpa Perbedaan Hari

DPR mengapresiasi penetapan Idul Fitri 2018 yang berlangsung pada Jumat (15/6/2018). (Foto: Ilustrasi/Antara).

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengucapkan rasa syukurnya karena hasil sidang isbat menetapkan 1 Syawal 1439 Hijriah jatuh pada Jumat (15/6/2018). Dengan demikian tidak ada perbedaan hari perayaan Idul Fitri di antara mayoritas umat Islam di Indonesia.

"Oleh karena itu DPR berharap momentum ini kita jadikan untuk membangun kebersamaan, persaudaraan, kesatuan dan kasih sayang di antara kita," kata Ali saat jumpa pers hasil sidang isbat penetapan 1 Syawal 1439 Hijriah di kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Ali menjelaskan, hasil sidang isbat yang menunjukkan kesamaan waktu Idul Fitri dinilai DPR sebagai buah kemampuan Kemenag yang perlu disyukuri bersama.

Idul Fitri yang bersamaan itu menjadi bahan pemikiran DPR untuk mendorong perlunya penyamaan waktu perayaan di masa mendatang. Hal itu penting agar tidak timbul lagi persoalan-persoalan, terutama menyangkut perbedaan penetapan.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kemenag menetapkan 1 Syawal 1439 Hijriah jatuh pada Jumat, 15 Juni 2018. Penetapan ini dilakukan pada sidang isbat yang diawali dengan pemaparan tim falakiyah Kemenag terkait posisi hilal.

Menurut Menag Lukman Hakim Saifuddin, berdasarkan pemantauan tim falakiyah, posisi hilal berada di antara 6 derajat 4 menit sampai 7 derajat 34 menit di seluruh Tanah Air.

”Sampai dengan sidang isbat dibuka kami telah terima 12 kesaksian pelaku rukyatul hilal, (antara lain) di Manado, Palu, Gresik, Yogyakarta, berikutnya Jakarta Utara, di mana ke 12 pelaku rukyat yang bertugas di bawah sumpah seluruhnya menyatakan telah melihat hilal,” kata Lukman.

Dengan kesaksian tersebut serta mendengar pertimbangan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), seluruh peserta sidang isbat sepakat untuk menetapkan 1 Syawal 1439 jatuh pada Jumat 15 Juni 2018.

Hal ini tidak berbeda dengan penetapan yang dilakukan Pengurus Pusat Muhammadiyah. Jauh hari PP Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah menetapkan Idul Fitri 1439 H jatuh pada hari Jumat 15 Juni 2018.

 


Editor : Zen Teguh