6 Hal Perlu Dilakukan sebelum Salat Id, Nomor 3 Sangat Dianjurkan

Azhar Azis · Jumat, 15 Juni 2018 - 02:54 WIB
6 Hal Perlu Dilakukan sebelum Salat Id, Nomor 3 Sangat Dianjurkan

Salat Idul Fitri 1438 H di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada tahun lalu. (Foto: Koran Sindo/Dok).

JAKARTA, iNews.id - Salat hari raya merupakan salat sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bukan saja tidak pernah meninggalkan, melainkan juga menyerukan segenap wanita dan anak-anak untuk merayakannya.

Dalam melaksanakan salat hari raya, Rasulullah memberikan sejumlah teladan, baik melalui perkataan maupun kebiasaan. Tuntutan ini keseluruhan merupakan jalan untuk menggapai kesempurnaan dalam pelaksanaannya dan untuk mendapatkan rida Allah.

Berikut ini etika yang dianjurkan sebelum berangkat salat baik Idul Fitri maupun Idul Adha, dinukil dari Kitab Minhajul Muslim karya Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi:

1. Mandi, memakai minyak wangi, dan memakai pakaian yang bagus.
Rasulullah SAW biasa mengenakan kain burdah dalam setiap hari raya. Tidak ada kewajiban bagi kaum muslimin harus memakai pakaian baru, tetapi jika hal ini memungkinkan tentu tidak ada larangan dengan niat ittiba' kepada Rasulullah dalam hal menggunakan pakaian yang bagus.

2. Makan terlebih dahulu.
Dianjurkan untuk makan lebih dahulu sebelum salat Idul Fitri, dan tidak makan terlebih dahulu sebelum salat Idul Adha.

3. Kumandangkan takbir.
Mengumandangkan takbir pada malam Idul Fitri, juga dianjurkan mengumandangkannya ketika berangkat menuju tempat salat. "Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa Ramadan) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS Al-Baqarah: 185).

4. Melalui jalan yang berbeda.
Berangkat ke tempat salat melalui satu jalan dan pulang lewat jalan yang lain. Rasulullah SAW bersabda, dari Jabir meriwayatkan bahwa kebiasaan Nabi pada hari raya adalah beliau menempuh jalan yang berbeda (ketika pergi dan pulang).

5. Mengucapkan salam kepada sesama.
Salam yang dimaksudkan yakni dengan mengucapkan "taqabbalallahu minna waminkum”. Artinya, semoga Allah menerima ibadah kami dan juga kalian.

6. Berbagi atau saling menghadiahkan.
Tidak ada larangan untuk memberikan hadiah atas kelonggaran dalam makanan, minuman, dan saling bersilaturahmi. Kebiasaan itu mengandung dimensi horizontal, yakni mempererat persaudaraan dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.


Editor : Zen Teguh