8 Kecelakaan Kapal 2018, Tragedi Danau Toba Terbanyak Renggut Korban

Felldy Utama · Selasa, 03 Juli 2018 - 17:30 WIB

Detik-detik kapal feri Lestari Maju tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Kapal feri Lestari Maju yang bermuatan 139 orang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018). Sejauh ini enam orang dilaporkan tewas. Proses evakuasi terus dilakukan.

Kapolres Selayar AKBP Syamsu Riza menuturkan, musibah diduga akibat kapal mengalami kerusakan mesin. ”Juga didukung oleh cuaca buruk hingga kapal itu terseret arus dan nyaris tenggelam,” kata Syamsu, Selasa (7/3/2018).

Insiden karamnnya kapal feri Lestari Maju menambah panjang daftar kecelakaan kapal penumpang di Indonesia. Terhitung sejak 2018, sejumlah kecelakaan terjadi dengan korban jiwa mencapai puluhan orang. Tenggelamnya kapal feri Lestari Maju pun terjadi dua pekan setelah kapal motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.

Berikut tragedi kecelakaan kapal penumpang selama 2018:

1. Kapal cepat Anugerah Express terbalik di Tarakan
Kapal cepat (speedboat) Anugerah Express terbalik perairan Sungai Sesayap, tak jauh dari dermaga Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Senin (1/1/2018). Kapal sebelumnya berangkat dari Tarakan sekitar pukul 08.30 WIB. Delapan orang tewas dan 31 lainnya ditemukan selamat.

2. Kapal cepat Awet Muda tenggelam di Banyuasin
Kapal cepat Awet Muda tenggelam setelah diterjang ombak besar di perairan Tanjung Seri Bagan, Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (3/1/2018) malam. Berdasarkan data Basarnas, kapal membawa 55 penumpang yang hendak kembali ke Palembang. Sebanyak 13 orang tewas.

3. Kapal cepat SB Harapan Baru Express tabrak bakau di Tarakan
Kapal cepat SB Harapan Baru Express tujuan Malinau-Tarakan, Kalimantan Utara, menabrak pohon bakau di perairan Sungai Tanjung Urong di Desa Sengkong Bebatu, Kabupaten Tanah Tidung, Kalimantan Utara, Selasa (22/5/2018). Lima orang tewas.

4. KM Arista tenggelam di Selat Makassar
KM Arista berpenumpang puluhan orang tenggelam di perairan Selat Makassar, Suawesi Selatan, Rabu (13/6/2018). Kapal berangkat dari Pelabuhan Paotere Makassar menuju Pulau Barrang Lompo sekitar pukul 12.30 WIB. Tim SAR menyatakan 17 orang tewas dalam insiden ini. Polisi menetapkan nahkoda sekaligus pemilik kapal, Daeng Killa sebagai tersangka karena tidak memiliki surat izin berlayar.

5. KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba
KM Sinar Bangun yang diperkirakan membawa 200 penumpang tenggelam di Danau Toba saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6/2018). Berdasarkan data Basarnas, 3 orang ditemukan tewas, 21 selamat dan 164 orang lainnya masih hilang. Pencarian KM Sinar Bangun selama 7 hari dari musibah terjadi diperpanjang tiga kali, yakni 25-27 Juni 201, 28-30 Juni 2018, dan 1-3 Juli 2018.

6. KM Berkat Anugerah tenggelam di Kepri
Kapal motor Berkat Anugerah yang berlayar dari Nipah Panjang,Jambi menuju Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tenggelam di perairan Kabupaten Lingga, Kepri. Kapal terbalik setelah dihantam gelombang tinggi. Dari 13 penumpang, 1 orang perempuan tewas.

7. Dua kapal cepat bertabrakan di Sei Nyamuk
Dua kapal cepat (speedboat) bertabrakan di perairan Sei Nyamuk, tepatnya perbatasan Indonesia dan Tawau, Sabah, Malaysia, Jumat (29/6/2018) pukul 19.00 Wita. Lima penumpang ditemukan tewas. Berdasarkan data Basarnas, dua kapal itu mengangkut 17 orang.

8. Kapal feri Lestari Maju tenggelam di Perairan Selayar
Diduga mengalami kerusakan mesin, kapal feri Lestari Maju tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (7/3/2018). Pencarian oleh tim SAR gabungan menemukan enam korban tewas. Berdasarkan manifes yang diperoleh iNews.id, kapal mengangkut 139 penumpang termasuk nahkoda dan awak kapal.

 


Editor : Zen Teguh

KOMENTAR