PDIP: TGB Masuk Bursa 5 Cawapres Joko Widodo

Felldy Utama ยท Rabu, 11 Juli 2018 - 20:56 WIB
PDIP: TGB Masuk Bursa 5 Cawapres Joko Widodo

Gubernur NTB TGB Muhammad Zainul Majdi. (Foto: SINDOnews/Angga Rosa)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo sudah menjaring lima sosok potensial menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya sebagai petahana pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Selain nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi juga masuk bursa cawapres Jokowi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kepala Badan Intelejan Negara ( BIN) Budi Gunawan juga dikabarkan masuk daftar cawapres Jokowi. Namun, untuk saat ini, kans cawapres terkuat ada pada Mahfud MD. Sementara TGB sudah menunjukkan sikap politiknya dengan mendukung Jokowi dua periode.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDIP Ahmad Basarah mengakui TGB adalah salah satu kandidat yang namanya mengerucut dalam daftar lima besar bakal cawapres Jokowi. Masuknya nama TGB akan memudahkan Jokowi dalam mencari calon pendampingnya karena memiliki banyak opsi sebelum finalisasi.

"Pada akhirnya nanti Pak Jokowi mendapat yang terbaik di antara yang terbaik yang sekarang muncul dalam sebagai calon wakil presiden," kata Basarah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

BACA JUGA:

Jokowi: Cawapres Mengerucut Jadi 5, sedang Digodok

Disebut-sebut Bakal Jadi Cawapres Jokowi, Ini Jawaban Mahfud MD

Menurut dia, saat ini sumber cawapres untuk Jokowi berasal dari tiga sumber. Yakni dari PDIP, partai pengusung Jokowi, dan luar partai politik. "Jadi kalau kemudian muncul nama Mahfud MD, Din Syamsudin, kemudian Rizal Ramli dan tokoh lain seperti Moeldoko, Budi Gunawan, adalah calon-calon wakil presiden yang sumbernya dar luar PDIP dan luar (parpol) pengusung Jokowi," katanya.

Sementara Lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei cawapres yang dianggap layak mendampingi Jokowi. Berdasarkan hasil survei, ditambah penilaian 30 ahli yang mewakili Indonesia bagian barat, tengah, dan timur, LSI menyebut cawapres Jokowi mengerucut pada lima nama.

Lima tokoh itu adalah Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian), Mahfud MD, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Moeldoko, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Selain nama tersebut, LSI juga membagi cawapres ideal Jokowi dalam empat kategori, salah satunya dukungan kuat dari parlemen. Airlangga Hartarto menempati posisi teratas dengan elektabilitas 35,7 persen. Disusul Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 21,5 persen, dan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy 16 persen.

 


Editor : Azhar Azis