Final Piala Dunia, Prancis Sebar 110.000 Polisi

Anton Suhartono · Jumat, 13 Juli 2018 - 18:38 WIB

Polisi Brigade Anti-Kriminal Prancis (BAC) dengan pakaian sipil (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Pemerintah Prancis mengerahkan 110.000 polisi di penjuru negeri terkait final Piala Dunia. Tim nasional (timnas) Prancis akan menghadapi Kroasia di final Piala Dunia 2018 Rusia yang digelar Minggu (15/7/2018) malam.

Polisi akan berjaga di jalan-jalan untuk mengantisipasi pesta besar yang diadakan warga, jika negara itu menang. Kejahatan ringan seperti pelecehan, pencopetan, hingga teror bom dan penyerangan bisa saja terjadi saat itu.

Menterui Dalam Negeri Gerard Collomb mengatakan, selain final Piala Dunia, Prancis juga merayakan Hari Bastille pada akhir pekan ini.

"Semuanya sedang dilakukan agar warga Prancis dapat menjalani momen-momen meriah ini dengan ketenangan pikiran, meskipun ancaman teroris tetap berada di tingkat tinggi," kata Collomb, dikutip dari AFP, Jumat (13/7/2018).

Paris akan menjadi pusat berkumpulnya massa. Situasi di ibu kota negara itu diperkirakan semakin rumit karena pada Sabtu (14/7) juga digelar Festival Hari Bastille.

Dalam perayaan Festival Hari Bastille di Nice pada 14 Juli 2016, 86 orang tewas dalam serangan teror menggunakan kendaraan. Para pengunjung festival ditabrak.

"Tujuannya untuk menjamin acara ini berjalan lancar, pesta tak akan terganggu oleh tragedi semacam itu," kata kepala kepolisian Paris, Michel Delpeuch.

Delpeuch yakin final Piala Dunia akan lebih ramai. Terakhir, polisi menghadapi situasi ini pada 12 Juli 1998, ketika 1,5 juta suporter berkumpul di Champs Elysees merayakan kemenangan pertama Prancis di Piala Dunia.

Kemenangan Prancis saat itu juga menjadi penyemarak Hari Bastille. Dua hari setelah itu, pawai luar biasa bagi tim Prancis digelar, menciptakan rasa nasionalisme yang besar. Apalagi Hari Bastille juga dimeriahkan dengan parade militer.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR