Polda Metro Jaya Tangkap 1.953 Preman, 11 Orang Ditembak Mati

Ririn Oktaviani · Jumat, 13 Juli 2018 - 18:59 WIB

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: DOK/iNews.id).

JAKARTA, iNews.id – Polda Metro Jaya mencatat razia cipta kondisi untuk memberangus kejahatan di Ibu Kota telah menangkap ribuan preman. Selama sepuluh hari operasi, polisi mengamankan 1.953 orang, 11 di antaranya ditembak mati.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, operasi cipta kondisi digelar di wilayah Jabodetabek sejak 3-12 Juli. Kegiatan ini menindaklanjuti maraknya aksi begal dan jambret yang terjadi di Ibu Kota dua pekan terakhir.

“Selama dua minggu ini menangani 643 kasus. Kita amankan 1.953 orang. Penahanan 320, yang kita bina 1.552. Sebanyak 320 tersangka tegas terukur, tembak terukur 11 orang karena membahayakan korban. Dibawa rumah sakit meninggal dunia 11 orang,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (13/7/2018).

Menurut dia, penangkapan dilakukan karena terindikasi meresahkan masyarakat. Dari penangkapan itu, 116 orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan sisanya dibina karena tidak terbukti melakukan tindak pidana. Pelaku yang ditetapkan tersangka terindikasi melakukan pencurian dengan pemberatan dan kekerasan.

“Kita amankan 1.565 preman. Kita pilah unsur pidana dan alat bukti. Penahanan 247 orang. Pembinaan 1.237 orang. Pembinaan tidak ada barang bukti ikut kumpul yang menakut-nakuti masyarakat kita bawa ke kantor polisi. Pemeriksaan tidak terlibat pidana dikasih ke Dinsos (dinas sosial),” ujar Argo.

Dalam operasi ini, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya senjata tajam dan pistol rakitan. Operasi masih digelar hingga 3 Agustus. Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai tempat-tempat yang dianggap rawan kriminal.

“Pasang CCTV di rumah, kalau pergi titip penjaga di situ, siskamling, dan komunikasi antar tetangga,” kata Argo.


Editor : Khoiril Tri Hatnanto

KOMENTAR