Warga di Depok Deklarasikan Jokowi-Tito untuk Pilpres 2019

Antara ยท Jumat, 13 Juli 2018 - 20:22 WIB
Warga di Depok Deklarasikan Jokowi-Tito untuk Pilpres 2019

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (Foto: ANTARA)

DEPOK, iNews.id – Sejumlah warga Kota Depok di Jawa Barat mendeklarasikan pembentukan Komunitas Pecinta Joko Widodo-Tito Karnavian (KPJT). Komunitas itu didirikan untuk mendukung keduanya sebagai pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) periode 2019-2024.

“Tito adalah jenderal polisi yang bersih. Kariernya di kepolisian sangat cemerlang, sehingga pantas untuk mendampingi Jokowi,” kata Ketua KPJT, Junaidi Sitorus, usai deklarasi di Depok, Jumat (13/7/2018).

Dia mengatakan selain di Depok, deklarasi juga dilakukan di sejumlah daerah lain yaitu di Sumatera Utara, Pontianak (Kalimantan Barat), Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan deklarasi di daerah-daerah itu juga betujuan mendukung Kapolri Tito sebagai cawapres Jokowi.

“Kami juga akan menyampaikan aspirasi ini dengan mengirim surat ke Istana Presiden di Jakarta dan Bogor, Senin (16/7/2018) nanti,” ucapnya.

Menurut Junaidi, Tito Karnavian dengan kelimuan dan pengalamannya sebagai jenderal polisi dianggap mampu mengikuti irama kerja Jokowi selama ini. Karena itu, dia pun berharap pasangan Jokowi-Tito segera mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) secepatnya—meski pendaftaran capres dan cawapres baru akan dibuka pada 4 Agustus mendatang.

Hal senada juga diutarakan Wakil Ketua KPJT, Harry Wardono. Dia menilai Tito sebagai sosok yang tepat untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Menurut dia, Jokowi tidak perlu lagi memusingkan urusan elektabilitas untuk memenangkan kompetisi demokrasi tersebut.

“Elektabiltas Jokowi saat ini sudah mencapai 47 persen. Jadi sisanya sekitar 4 persen bisa dipenuhi oleh sosok Tito,” kata Harry.

Dia menganggap Tito sosok yang netral dan bukan dari unsur partai sehingga diharapkan mampu merangkul berbagai kalangan, termasuk semua partai politik. "Kami yakin mata batin Jokowi akan memilih Tito sebagai cawapres yang dikenal sebagai Kapolri yang baik dan bersih," tegasnya.

Menurut Harry, untuk melanjutkan program dan pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla selama ini, dibutuhkan sosok Tito sebagai pendamping mantan wali kota Solo. Harry berharap dengan adanya deklarasi tersebut, Tito bersedia menjadi cawapres Jokowi untuk memimpin Indonesia di periode 2019-2024.


Editor : Ahmad Islamy Jamil