128 Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri Jelang Pemilu Pakistan

Anton Suhartono · Sabtu, 14 Juli 2018 - 11:39 WIB

Petugas mengevakuasi korban luka dalam bom bunuh diri di Balochitan, Pakistan (Foto: AFP)

ISLAMABAD, iNews.id - Aksi bom bunuh diri di Pakistan pada Jumat (13/7/2018), hingga saat ini menewaskan 128 orang. Bom meledak saat kampanye pemilihan umum di Kota Mastung, Provinsi Balochitan.

Sebanyak 150 orang lainnnya mengalami luka. Ini merupakan serangan paling mematikan di Pakistan sejak 2014.

Pejabat keamanan setempat melaporkan, pelaku meledakkan diri di tengah kerumunan massa saat kampanye berlangsung.

Jurnalis lokal Attah Ullah menggambarkan banyak jenazah bergetakan di jalan dalam kondisi mengenaskan. Korban selamat dari maut menangis menahan sakit karena luka serta ketakutan.

Seorang aktivis partai, Salam baloch, mengungkapkan kerasnya suara ledakan sampai memekakkan telinga. Dia juga melihat bola api besar disertai asap tebal membumbung di udara.

"Orang-orang meletakkan jasad dan korban luka di becak serta kendaraan lain lalu bergegas membawa mereka ke rumah sakit sebelum petugas penyelamat tiba," ujarnya, dikutip dari AFP, Sabtu (14/5/2018).

Pejabat pemerintahan Balochitan Agha Umar Bungalzai mengatakan, jumlah korban sudah mencapai 128 orang.

Menurut Bungalzai, di antara korban tewas adalah calon anggota parlemen dari Balochistan Awami Party (BAP), Siraj Raisani, yang akan maju merebut kursi parlemen provinsi.

Serangan ini merupakan yang paling berdarah sejak 2014. Saat itu militan Taliban menyerang sekolah di Pesawar menewaskan 150 orang, kebanyakan anak-anak.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR