Israel dan Hamas Berbalas Serangan Udara

Anton Suhartono · Sabtu, 14 Juli 2018 - 13:08 WIB

(Foto: AFP)

GAZA, iNews.id - Militer Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza, Sabtu (14/7/2018) pagi waktu setempat. Serangan itu diklaim sebagai respons atas tembakan beberapa roket dan mortir dari Gaza, wilayah yang dikuasai Hamas.

Namun Juru Bicara Hamas Fawzi Barhoum, seperti dikutip dari AFP, mengatakan, roket dan mortir itu ditembakkan justru untuk merespons serangan udara Israel.

Dalam pernyataannya, militer Israel mengklaim serangan udara menyasar terowongan bawah tanah di selatan Gaza serta beberapa pos militer Hamas.

Saksi mata di Gaza memastikan serangan pesawat tempur Israel itu tak menimbulkan korban, namun hanya menyebabkan kerusakan bangunan.

Hal senada disampaikan militer Israel, serangan roket dan mortir Hamas tak menimbulkan korban maupun kerusakan.

Sementara itu, pada Jumat (13/7) bentrokan berdarah pecah di perbatasan. Seorang remaja Palestina berusia 15 tahun ditembak mati tentara Israel dan ratusan lainnya mengalami luka tembak peluru tajam dan gas airmata. Sementara di pihak Israel hanya seorang tentara yang luka, terkena lempara batu.

Juru bicara kementerian kesehatan, Ashraf Al Qodra, mengatakan, korban bernama Othman Rami Halles, ditembak di timur Gaza. Selain itu, kata Qodra, 220 warga Palestina lainnya mengalami luka.

Othman Rami menambah daftar korban tewas warga Palestina akibat bentrokan dengan Israel di perbatasan sejak 30 Maret. Setidaknya 140 demosntran ditembak mati, sementara dari pihak Israel tak seorang pun yang tewas.

Aksi demonstrasi sejak 30 Maret digelar sebagai simbolisasi kepulangan ke tanah leluhur yang direbut Israel sejak perang tahun 1948. Israel mencaplok tanah Palestina, bahkan sampai saat ini, ditandai dengan pembangunan permukiman-permukiman baru.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR