Diperiksa soal Kasus Irwandi Yusuf, Sumarsono Serahkan Dokumen Aceh

Ilma De Sabrini ยท Kamis, 09 Agustus 2018 - 11:30 WIB
Diperiksa soal Kasus Irwandi Yusuf, Sumarsono Serahkan Dokumen Aceh

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Soni Sumarsono (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/8/2018). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Sumarsono masuk dalam agenda pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/8/2018) hari ini. Sumarsono diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengalokasian dan penyaluran dana otonomi khusus (Otsus) Aceh.

Sumarsono tiba di gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Dia mengenakan jaket Asian Games berwarna putih sambil membawa map.

Tidak banyak kata-kata yang diucapkan Soemarsono sebelum masuk gedung KPK. Dia menyebut hanya memenuhi panggilan dari KPK.

“Ini mau nyerahin dokumen Aceh,” kata Sumarsono di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, (9/8/2018).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan, Sumarsono diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh 2018.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IY (Irwandi Yusuf) terkait dengan pengalokasian dan penyaluran DOK Aceh 2018,” ujar Febri.

Selain Sumarsono, penyidik juga memanggil dua pejabat Kemendagri lainnya. Keduanya yakni, Sesditjen Bina Keuangan Daerah, Indra Baskoro, serta Direktur Fasilitas Dana Perimbangan dan Pinjaman daerah, Muhammad Ardian Novianto. Keduanya juga akan diperiksa untuk tersangka Irwandi Yusuf.

Belum diketahui apa yang akan digali penyidik dari pemeriksaan ketiga pejabat Kemendagri tersebut. Diduga, penyidik akan mengonfirmasi aliran dana otsus Aceh yang disalahgunakan oleh Gubernur non-aktif, Irwandi Yusuf.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka, yakni Gubernur non-aktif Aceh, Irwandi Yusuf; Bupati Bener Meriah, Ahmadi;‎ serta dua pihak swasta yakni, Hendri Yuzal dan T Syaiful Bahri.


Editor : Khoiril Tri Hatnanto