Momen Haru saat Istri Sandiaga Pamit ke Istri Anies di Balai Kota DKI

Wildan Catra Mulia · Jumat, 10 Agustus 2018 - 17:58 WIB
Momen Haru saat Istri Sandiaga Pamit ke Istri Anies di Balai Kota DKI

Istri Sandiaga Uno, Nur Asia (kanan), berpamitan dengan istri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Fery Farhati Ganis, di Balai Kota Jakarta, Jumat (10/8/2018). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id – Sandiaga Salahuddin Uno hari ini berpamitan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Politikus Partai Gerindra itu menanggalkan jabatannya sebagai wakil gubernur DKI setelah memutuskan ikut bertarung di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Acara perpisahan Sandiaga dengan Anies berlangsung di Balai Kota Jakarta, tadi pagi. Dalam momen mengharukan tersebut, kedua pemimpin Ibu Kota itu berpelukan erat. “Terima kasih Pak Gubernur, saya izin pamit,” tutur Sandiaga kepada Anies, Jumat (10/8/2018).

Dalam kesempatan tersebut, istri Sandiaga, Nur Asia Uno, juga berpamitan dengan istri Anies, Fery Farhati Ganis. Seperti suami mereka, Nur dan Fery juga menunjukkan keakrabannya di Balairung Balai Kota, pagi tadi.

Keduanya kompak mengenakan baju batik hitam khas Betawi bermotif ondel-ondel. Keduanya terlihat saling membisikkan kata-kata sambil berpelukan erat.

BACA JUGA: Sebut Berjuang untuk Partai Emak-Emak, Ini Alasan Sandi

Setelah berpamitan, raut sedih tampak jelas di wajah Nur lantaran harus berpisah dengan Fery. “Maaf, saya lagi sedih jadi enggak bisa (menjawab pertanyaan wartawan), soalnya ini kan perasaannya masih belum bisa,” ujar Nur sembari terburu-buru berjalan ke arah mobilnya di halaman Balai Kota Jakarta.

Dia hanya meminta doa agar sang suami diberikan kekuatan lantaran maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Prabowo di Pilpres 2019. Nur berharap, jika terpilih nanti, suaminya mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik ke depannya.

Doain ya semuanya. Mudah-mudan bapak (Sandiaga) dikuatkan. Mudah-mudahan Indonesia bisa lebih baik, itu yang saya mau ya. Indonesia sejahtera. Terima kasih. Mohon doanya semua, supaya kuat,” tutur perempuan itu.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menduduki kursi pimpinan di Ibu Kota setelah memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tahun lalu. Keduanya baru 10 bulan merasakan kebersamaan dalam mengelola kota metropolitan, sejak dilantik pada 16 Oktober 2017. Kini, Anies harus merelakan wakil sekaligus sahabatnya itu meninggalkan Balai Kota Jakarta untuk memenuhi panggilan yang lebih besar.


Editor : Ahmad Islamy Jamil