KPU Segera Verifikasi Berkas Capres dan Cawapres

Mula Akmal ยท Jumat, 10 Agustus 2018 - 23:32 WIB
KPU Segera Verifikasi Berkas Capres dan Cawapres

Ketua KPU Arief Budiman. (Foto: SINDOnews)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Setelah pendaftaran dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan dokumen kedua pasangan tersebut lengkap.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, selanjutnya KPU akan memverifikasi berkas yang sudah masuk sebelum ditetapkan sebagai pasangan capres-cawapres. "Semua dokumen dinyatakan lengkap, saat ini kita akan verifikasi," katanya di Gedung KPU Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Saat ini berkas dua pasangan capres-cawapres itu dinyatakan lengkap dan perlu dilakukan proses verifikasi oleh tim teknis KPU sebelum ditetapkan secara resmi sebagai pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019. "Kalau semua sudah terpenuhi, kita tinggal lengkapi hasil pemeriksaan kesehatan," jelasnya.

Arief mengatakan tes kesehatan telah dijadwalkan untuk kedua paslon tersebut. Pasangan Jokowi-Ma'ruf dijadwalkan tes kesehatan pada 12 Agustus, dan Prabowo-Sandi pada 13 Agustus. Dua pasangan calon akan menjalani tes kesehatan seluruhnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta.

"Masing-masing bisa pilih kapan. KPU sebenarnya berharap bisa secepatnya atau sehari setelah pemerikssan. Tapi masing-masing pasangan calon mengajukan sendiri sebagaimana ruang maksimal yang kita sediakan tanggal 13," tegasnya.

BACA JUGA: 

Demokrat Gabung Koalisi Gerindra, Prabowo: Ini Langkah Besar SBY

KPU Nyatakan Berkas Prabowo-Sandiaga Sah

Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, setelah tahapan pendaftaran capres dan cawapres berlangsung, dia mengimbau agar masyarakat menjaga etika dan sopan santun dengan menjauhi ujaran kebencian.

"Sekarang belum masa kampanye, baru usai penetapan calon wakil presiden aktivitas ini belum dinilai belum kampanye tapi kita mendorong semuanya pendukung melakukan hal positif mengahadapi pemilu 2019 kebebasan berekspresi mengekspresikan itu dilakukan seacara santun karena semua punya pilihan," ucapnya saat dihubungi.

Bawaslu berkomitmen dan bekerjasama bersama Kemenkominfo, Polri dan beberapa stakeholder lainnya untuk mencegah juga mewaspadai terjadinya politik sara, kampanye dengan ujaran kebencian yang nantinya akan ditindak tegas.

"Kami juga menggandeng tokoh lintas agama, itu kepedulian bawaslu sudah saatnya masyarakat pemilih dan jangan mau dijadikan objek aktifitas yang memberikan dampak buruk bagi kehidupan sosoial kita. Jangan mau dimanfaat kan kepentingan sesaat saja, jangan sampai medsos dimanfaatkan menuangkan ujaran kebencian," tegasnya.


Editor : Azhar Azis