Pemeriksaan Kesehatan Capres Cawapres di RSPAD Selama 12 Jam

Antara, Felldy Utama · Minggu, 12 Agustus 2018 - 11:12 WIB
Pemeriksaan Kesehatan Capres Cawapres di RSPAD Selama 12 Jam

Calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018).

JAKARTA, iNews.id - Pemeriksaan kesehatan terhadap pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dilaksanakan selama dua hari di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. Pemeriksaan kesehatan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dilaksanakan Minggu (12/8/2018) sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno Senin (13/8/2018).

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan RSPAD berjanji secepatnya menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tim berkomitmen untuk sesegera mungkin menyerahkan kepada KPU setelah melalui rapat pleno tim," ujar Ketua Umum IDI, Ilham Oetama Marsis di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018).

Dia menuturkan, lama pemeriksaan memakan waktu 9-12 jam dengan diselingi waktu istirahat. Menurutnya, diperlukan kehati-hatian dan kesabaran dalam pemeriksaan tersebut.

"Kesimpulannya adalah calon mampu atau tidak mampu secara jasmani dan rohani serta positif atau negatif penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya," ucapnya.

BACA JUGA:

Kenakan Pakaian Medis, Jokowi-Maruf Amin Lambaikan Tangan ke Wartawan

Periksa Kesehatan Capres Cawapres Gunakan Peralatan Standar Tertinggi

Hasil pemeriksaan, kata dia paling lambat harus disampaikan kepada KPU, dua hari setelah pemeriksaan selesai dilakukan. "Namun tim berkomitmen sesegera mungkin menyerahkan kepada KPU," katanya.

Dia menambahkan, tim pemeriksa kesehatan merupakan tim gabungan antara IDI dan RSPAD Gatot Subroto. Tim terdiri dari dokter spesialis, dokter gigi spesialis dan tenaga kesehatan lainnya.

"Seluruh tim terikat kepada sumpah dan kode etik sehingga wajib menjalankan pemeriksaan dengan profesional dan independen, " tambahnya.


Editor : Kurnia Illahi