Tarawih Kilat di Blitar, 23 Rakaat Hanya 10 Menit

iNews ยท Sabtu, 19 Mei 2018 - 11:54 WIB
Tarawih Kilat di Blitar, 23 Rakaat Hanya 10 Menit

BLITAR, iNews.id - Ada cara unik yang dilakukan umat islam untuk menyemangati umatnya menjalankan salat tarawih. Salat dengan 21 rakaat plus dua rakaat salat witir lazimnya memakan waktu sekitar 30 menit. Namun di Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba’ul Hikam Desa Mantenan, Kecamatan Udanawu, Blitar, Jawa Timur, salat tarawih hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit.

Salat tarawih tercepat itu sudah dilakukan sejak satu abad lalu dan selalu diikuti ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Blitar, Kediri dan Tulungagung. Mereka tertarik mengikuti salat tarawih di ponpes itu karena dilakukan sangat cepat.

Meski berlangsung super cepat, para jamaah salat tarawih ini mengaku sudah terbiasa dengan salat tarawih di ponpes tersebut. Para jamaah biasanya telah memadati areal ponpes selepas berbuka puasa agar bisa mendapatkan tempat dan tidak tertinggal salat tarawih.

Pimpinan Ponpes Mamba'ul Hikam, KH Dliya'uddin Azzamzami mengatakan, sejarah salat tarawih yang berlangsung cepat ini pertama kali dilakukan pendiri pondok, yakni KH Abdul Ghofoer sekitar tahun 1907.

Alasannya, kata dia, waktu masyarakat sekitar pondok merupakan pekerja yang sulit untuk diajak salat sunat setiap Ramadan. Dia mengatakan, salat tarawih cepat ini menjadi tradisi pesantren yang terus dijaga. Meskipun dilakukan dengan cepat, pihak pesantren memastikan tidak ada rukun salat yang tertinggal dan shalat tersebut sah sesuai syariat.

Video Editor: Khoirul Anfal


Editor : Dani Dahwilani