Presiden Erdogan: AS Menusuk dari Belakang

Anton Suhartono ยท Senin, 13 Agustus 2018 - 19:58 WIB
Presiden Erdogan: AS Menusuk dari Belakang

(Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mengkritik pedas Amerika Serikat (AS) terkait penerapan tarif aluminium dan baja terbaru hingga berdampak pada anjloknya mata uang lira.

Sebagai sesama anggota NATO, Erdogan menyebut AS telah menusuk Turki dari belakang. Presiden Donald Trump menggandakan tarif baru ini sebagai respons atas penahanan pendeta Andrew Brunson oleh Turki.

"Di satu sisi Anda bertindak sebagai mitra strategis, tapi di sisi lain Anda menembakkan peluru ke kaki mitra strategis ini," kata Erdogan, di Ankara, Senin (13/8/2018).

"Kita sama-sama di NATO lalu Anda meusuk mitra strategis dari belakang. Bisakah hal itu diterima?" ujarnya, menambahkan.

Hubungan Turki dan AS berada di titik terendah bukan hanya disebabkan oleh isu penahanan pendeta atas tuduhan persekongkolan dengan pemberontak Kurdi, tapi juga perang Suriah.

Menurut Erdogan, perkonomian Turki sedang dikepung sehingga berdampak anjloknya nilai lira. Namun dia mencoba menenangkan rakyatnya untuk tidak khawatir.

"Ini sama sekali bukan berarti kita tenggelam dan selesai. Dinamika ekonomi Turki solid, kuat, serta sehat dan akan terus demikian," tuturnya.

Erdogan juga mengecam teror di media sosial yang membuat resah masyarakat. Dia bersumpah akan mengambil langkah-langkah diperlukan untuk menghukum pihak-pihak yang disebutnya sebagai spekulan.

Kementerian dalam negeri juga melancarkan penyelidikan terhadap 346 akun media sosial atas tuduhan aksi provokasi di media sosial.


Editor : Anton Suhartono