Amukan Topan Mangkhut Tewaskan 25 Orang di Filipina

Anton Suhartono ยท Minggu, 16 September 2018 - 11:53 WIB
Amukan Topan Mangkhut Tewaskan 25 Orang di Filipina

Topan Mangkhut memorak-porandakan ratusan rumah di Baggao, Provinsi Cagayan, Filipina (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Hingga Minggu (16/9/2018), korban tewas akibat terjangan Topan Mangkhut di Filipina mencapai 25 orang. Hari ini, Mangkhut bergerak ke wilayah China yakni Macau dan Hong Kong.

Korban Topan Mangkhut sebagian besar diakibatkan tanah longsor. Ada pula anak perempuan yang tenggelam, serta pasukan keamanan yang tertimpa pohon tumbang.

Tak hanya menyebabkan korban jiwa, terjangan angin berkecepatan 175 kilometer per jam juga merusak banyak rumah serta lahan pertanian.

Lahan pertanian di sepanjang Luzon, sentra penghasil beras dan jagung, terendam banjir lumpur dan gagal panen. Padahal hanya sebulan lagi tanaman di sana dipanen.

"Kami sudah miskin lalu ini (badai) terjadi pada kami. Kami sudah kehilangan harapan. Kami juga tak punya apa-apa untuk bertahan," kata Mary Anne Baril, pemilik sawah dan ladang jagung di Luzon, dikutip dari AFP.

Lebih dari 105.000 warga mengungsi akibat Mangkhut, sebagian besar yang bermukim di pegunungan.

Filipian merupakan negara langgangan topan. Setiap tahun, negeri yang dipimpin Rodrigo Duterte itu diterjang rata-rata 20 topan yang menyebabkan ratusan nyawa melayang.

Para korban tewas tak hanya disebabkan langsung dari terjangan angin atau banjir, tapi juga tanah longsor.

Topan terparah yang menerjang Filipina adalah Haiyan, yakni pada 2013. Saat itu, lebih dari 7.350 orang tewas dan hilang.

Mangkhut mulai melemah di Filipina setelah mengalami puncaknya pada Sabtu kemarin. Hari ini Mangkhut bergerak ke daratan China yakni Macau dan Hong Kong.

 


Editor : Anton Suhartono