Overdosis Massal di Festival Musik, 2 Orang Tewas dan Ratusan Dirawat

Anton Suhartono · Minggu, 16 September 2018 - 13:16 WIB
Overdosis Massal di Festival Musik, 2 Orang Tewas dan Ratusan Dirawat

Ilustrasi (Foto: Theasutralian)

MELBOURNE, iNews.id - Festival musik Defqon.1 di Sydney, Australia, berujung malapetaka, Sabtu (15/9/2018) malam. Dua orang tewas dan ratusan lainnya dirawat di lokasi. Sebanyak 13 di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit. Penyebabnya, mereka mengalami overdosis narkoba.

Korban tewas merupakan perempuan 21 tahun dan pria 23 tahun. Sementara itu, dua dari 13 korban yang dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Jumlah pengunjung yang menjalani perawatan medis di lokasi acara mencapai 700 orang.

Polisi menangkap 10 orang karena menyediakan obat-obatan terlarang bagi pengunjung festival. Dua di antara mereka merupakan remaja yang membawa 120 kapsul.

"Saya benar-benar terkejut dengan apa yang terjadi. Saya tidak ingin ada keluarga yang mengalami tragedi ini, beberapa dari mereka bangun pagi dan memikirkan kejadian mengerikan ini," kata Menteri Kepala Negara Bagian New South Wales, Gladys Berejiklian, dikutip dari Reuters, Minggu (16/9/2018).

"Ini merupakan peristiwa yang tidak aman dan saya akan melakukan semaksimal mungkin untuk memastikan peristiwa ini tidak pernah terjadi lagi," katanya, menambahkan.

Festival musik ini digelar setiap tahun di Australia sejak 2009. Acara diselenggarakan oleh D-Dance Australia, bagian dari event organizer musik Belanda, Q-Dance.

Penyelenggara menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. Q-Dance menyesalkan adanya penggunaan obat terlarang di acara mereka.

"Kami kecewa dengan sejumlah insiden terkait narkoba. Kami punya kebijakan zero tolerance dalam kaitannya dengan penggunaan narkoba di festival," bunyi pernyataan Defqon.1.

Peristiwa serupa pernah terjadi pada 2013 dan 2015, dua pria berusia 20 tahunan tewas karena overdosis obat terlarang di festival musik.


Editor : Anton Suhartono