KPU Pastikan Caleg DPR Bersih dari Eks Napi Korupsi

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 20 September 2018 - 21:28 WIB
KPU Pastikan Caleg DPR Bersih dari Eks Napi Korupsi

Komisioner KPU Ilham Saputra. (Foto: iNews.id/dok).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPR pada Pemilu 2019 sebanyak 7.968 caleg. Dari jumlah tersebut tidak satu pun yang berstatus sebagai mantan narapidana (napi) kasus tindak pidana korupsi.

Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, sebelum DCT ditetapkan sempat ada sejumlah caleg eks napi korupsi. Namun partai politik yang mengusungnya lantas menarik caleg tersebut.

Bahkan ketika Mahkamah Agung (MA) memutuskan untuk membolehkan caleg eks koruptor nyaleg, partai politik tetap pada pendiriannya.

"Jadi saya mengklarifikasi bahwa di DCT DPR RI tidak ada calon mantan napi korupsi," kata Ilham Saputra di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

BACA JUGA: KPU Tetapkan DCT Anggota DPR 7.986 Caleg

Ilham menerangkan, sempat muncul tiga caleg mantan koruptor yang ingin maju ke Senayan. Mereka berasal dari PDI Perjuangan dan Partai Hanura (2 caleg).

PDIP awalnya ingin mengganti caleg tersebut dengan caleg dari dapil lain. Namun berdasarkan aturan hal itu tidak dibolehkan. Menutur aturan KPU, penggantian tidak bisa dilakukan oleh caleg dari dapil lain atau nama yang sama disetorkan kembali. Dengan kata lain, mesti nama baru.

"Kami sudah mengusulkan agar diganti orang baru tapi tidak dilakukan sehingga kami menolak untuk mengganti (tetap mencoretnya)," kata Ilham.

Berbeda dengan Partai Hanura yang memilih tetap mempertahankan caleg eks koruptor itu. Karena tidak diganti, KPU memutuskan untuk tidak memasukkan dalam DCT. ”Dengan demikian DCT Anggota DPR RI tidak ada yang mantan napi kasus korupsi,” ujarnya.


Editor : Zen Teguh