Kota Bekasi Targetkan Zero Miras Sebelum Ramadhan

Antara · Senin, 16 April 2018 - 19:13 WIB

Minuman keras (ilustrasi). (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, menargetkan wilayahnya bersih dari keberadaan minuman keras (miras) sebelum datangnya Bulan Suci Ramadhan 1439 H/2018. Untuk mewujudkan itu, sejumlah instansi bakal dilibatkan dalam operasi khusus yang digelar selama beberapa waktu ke depan.

“Kegiatan melibatkan unsur Forum Pimpinan Kepala Daerah Kota Bekasi guna merealisasikan target tersebut,” kata penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah di Bekasi, Senin (16/4/2018).

Menurut dia, Pemkot Bekasi telah berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian Resor Metro (Kapolrestro) Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bekasi Didi Suhardi, Kepala Pengadilan Negeri Bekasi Sutarto, dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0507/Bekasi Abdi Wirawan. “Kami sepakat, sebelum Bulan Ramadhan, Kota Bekasi harus zero miras,” ucapnya.

Dijelaskan Ruddy, upaya yang dilakukan ke depan adalah membentuk tim aparat gabungan yang akan melakukan penyisiran secara intensif ke tempat-tempat yang biasa menjajakan miras. “Termasuk warung-warung jamu, karena 95 persen warung jamu yang ada, menjajakan juga minuman keras dan minuman keras oplosan,” ujarnya.

Kapolrestro Bekasi Kota mengatakan, upaya penindakan terhadap penjaja serta produsen miras oplosan juga akan dijerat secara pidana yang sanksi hukumannya lebih berat dari sekadar tindak pidana ringan (tipiring). “Dengan jeratan hukum yang lebih berat, kami harap para pelaku usaha minuman keras ini bisa segera menghentikan bisnis ini,” kata Indarto.

Dia menuturkan, instansinya saat ini masih melakukan koordinasi dengan jajaran camat dan para lurah di 12 kecamatan dan 56 kelurahan setempat. Mereka akan didorong untuk aktif mendata warung-warung dan toko jamu di wilayah masing untuk selanjutnya dilakukan penyisiran oleh tim aparat gabungan.

Selain itu, Polrestro Bekasi Kota juga akan segera membahas revisi peraturan daerah seputar minuman keras agar bisa menyertakan sanksi yang bisa menimbulkan efek jera bagi para pelakunya. “Warung yang menjual miras secara izin dan tidak berizin akan kami datangi. Kami cek satu per satu barangnya. Kalau kedapatan menjual miras tanpa izin, kami tutup,” ucap Indarto.


Editor : Ahmad Islamy Jamil

KOMENTAR