Jubir TKN Jokowi: Kalau Cuma Sandi yang Kampanye, Cukup Lawan Bahlil

Aditya Pratama · Jumat, 12 Oktober 2018 - 19:20 WIB
Jubir TKN Jokowi: Kalau Cuma Sandi yang Kampanye, Cukup Lawan Bahlil

Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga (tengah), saat konferensi pers di di Media Center Jokowi–Ma’ruf, Jalan Cemara, Jakarta, Jumat (12/10/2018). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id – Juru bicara (Jubir) Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo–Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, merasa heran dengan jarang munculnya sosok calon presiden Prabowo Subianto untuk berkampanye ke berbagai daerah dan lebih didominasi oleh calon wakilnya yaitu Sandiaga Uno.

Menurut Arya, masyarakat Tanah Air saat ini sedang menantikan para calon pemimpin Indonesia muncul untuk berkampanye dan menyampaikan gagasan serta programnya. Bukan malah hanya memunculkan calon wakil presiden seperti yang selama ini terlihat di kubu pasangan penantang petahana.

“Jadi kalau Sandi, cukup Bahlil Lahadalia (ketua Hipmi) aja yang lawan, gak perlu di pilpres. Ikut ketua Kadin aja, Bahlil lawan Sandi imbang. Kalau pilpres sayang, kalau terus-menerus gini Pak Prabowo makin nurun ya kita jadi malas-malasan. Kan enaknya lawannya imbang,” ujar Arya di Media Center Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Menurut dia, Jokowi pun tidak perlu turun untuk melakukan kampanye jika pihak kubu oposisi terus-terusan menampilkan Sandi untuk turun ke masyarakat dalam kampanye. “Kalau Sandi imbangnya lawanya Pak Bahlil saja, enggak perlu Pak Jokowi turun. Pak Bahlil turun, Sandi aja kalau ke warteg bawa makan sendiri, kalau Bahlil kan di warteg karena hidup dari warteg gak perlu kita citrakan makan di warteg,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief kembali melontarkan kritik kepada Prabowo Subianto melalui media sosial Twitter. Arief menilai Prabowo kurang serius dalam mengikuti kompetisi Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

“Ini otokritik: kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi presiden itu @sandiuno (Sandiaga Uno) atau Pak Prabowo ya? Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi presiden,” ungkap Arief lewat cuitan di akun Twitter-nya, @AndiArief__, Jumat (12/10/2018).


Editor : Ahmad Islamy Jamil