Klarifikasi Caleg Perindo DKI: Bazar Murah untuk Ringankan Beban Warga

Vendi Y Susanto ยท Sabtu, 13 Oktober 2018 - 11:52 WIB
Klarifikasi Caleg Perindo DKI: Bazar Murah untuk Ringankan Beban Warga

Logo Perindo (ilustrasi).

JAKARTA, iNews.id – Caleg (calon anggota legislatif) DPRD DKI Jakarta Dapil 3 Partai Perindo, David Rahardja, mengklarifikasi kabar di media sosial (medsos) yang menuduhnya mengadakan pembagian sembako gratis. Dia menyatakan informasi itu tidak benar, karena yang dilakukannya hanya sebatas menggelar bazar murah untuk meringankan beban masyarakat.

“Informasi (bagi-bagi sembako gratis) itu tidak benar. Mungkin orang yang mengatakan tidak mengerti dan hanya melihat sepotong dari kegiatan yang saya lakukan. Saya melakukan bazar murah berupa penjualan minyak goreng seharga Rp12 ribu yang saya lakukan di wilayah Pegangsaan Dua (Kelapa Gading, Jakarta Utara),” kata David ketika dikonfirmasi di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, bazar murah di Pegangsaan Dua pada  23 September 2018 dia adakan setelah deklarasi kampanye damai yang resmi dibuka di Monumen Nasional (Monas) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Sorenya, saya larut dalam eforia untuk memperingati telah dimulainya kampanye damai tersebut, saya melakukan kegiatan bazar murah secara spontan, jadi bukan bagi-bagi sembako,” ujarnya.

David mengaku bazar murah itu dia adakan untuk mendidik masyarakat supaya tidak bersikap boros. Apabila masyarakat mengeluarkan uang untuk membeli sembako di bazar murah, dana yang dikeluarkan pun bisa dihemat. “Berbeda ketika masyarakat harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli sembako di pasar dengan harga yang tidak terjangkau,” ucapnya.

Dia menuturkan, setelah bazar murah pada waktu itu selesai digelar, ternyata masih terdapat beberapa paket minyak goreng yang tidak terjual. Dia berinisiatif menanyakan kepada tokoh masyarakat setempat untuk diberikan kepada warga yang tidak hadir tetapi sangat membutuhkan bantuan.

“Dengan diantar oleh tokoh masyarakat setempat, saya mendatangi warga tersebut. Ini sebagai subsidi atas minyak goreng yang saya jual seharga Rp12 ribu tersebut,” ucapnya.

Ketua OKK DPP Baja Perindo itu meminta maaf kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) karena lupa memberitahukan kegiatan bazar murah yang dilakukannya. Pasalnya, bazar murah itu dilaksanakan secara spontan begitu kampanye damai resmi dibuka KPU.

“Bazar ini dilakukan secara spontan setelah kampanye resmi dimulai. Saya minta maaf kepada Bawaslu dan aparat setempat karena lupa memberitahu izin pelaksanaanya. Saya tegaskan, saya tidak pernah melakukan pembagian sembako di wilayah Pegangsaan Dua yang saya lakukan adalah bazar murah berupa minyak goreng murah seharga Rp12 ribu,” kata David.


Editor : Ahmad Islamy Jamil