Perindo Dukung Upaya Presiden Jokowi Perangi Korupsi

Dony Aprian ยท Kamis, 11 Oktober 2018 - 20:19 WIB
Perindo Dukung Upaya Presiden Jokowi Perangi Korupsi

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id – Partai Perindo mengapresiasi langkah pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam upaya memerangi praktik korupsi yang kian marak terjadi. Perindo menyadari korupsi tak bisa dilawan hanya oleh penegak hukum, namun seluruh elemen masyarakat.

Pelibatan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pasal 17 Ayat (1) PP 43 Tahun 2018 menyebutkan masyarakat yang memberikan informasi kepada aparat penegak hukum mengenai dugaan korupsi akan mendapatkan penghargaan dalam bentuk piagam dan premi yang besarannya mencapai Rp200 juta.

“Partai Perindo sangat mengapresiasi regulasi tersebut. Hal itu menunjukkan komitmen yang sangat kuat dari pemerintahan Presiden Jokowi (Joko Widodo) untuk memberantas korupsi di Tanah Air,” ujar Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo, Abdul Khaliq Ahmad, Kamis (11/10/2018).

BACA JUGA: Partai Perindo Gelar Kamis Optimis Bersama Jurnalis

Dia menjelaskan, menjadi kewajiban bagi setiap warga negara untuk turut serta memberantas kasus korupsi yang merugikan negara. Masyarakat juga mesti aktif untuk mencegah.

“Semestinya seluruh rakyat Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan ini agar Indonesia menjadi negeri yang maju dan sejahtera, tegaknya hukum dan keadilan. Bebas dari kejahatan korupsi yang amat sangat merugikan masyarakat,” katanya.

Perlu diketahui bagi masyarakat yang akan memberikan informasi atau laporan terkait dugaan korupsi harus memuat identitas pelapor dan uraian mengenai fakta tentang dugaan telah terjadinya tindak korupsi.

Laporan tersebut dapat diberikan dalam bentuk tertulis atau lisan, baik melalui media elektronik maupun non-elektronik.

“Regulasi tersebut secara simbolik membawa pesan perlunya ditumbuhkan budaya anti-korupsi di tengah-tengah masyarakat,” kata Abdul.


Editor : Zen Teguh