Popularitas Perindo Lewati Parpol Lama

Felldy Utama ยท Jumat, 23 Februari 2018 - 21:00:00 WIB
Popularitas Perindo Lewati Parpol Lama
Popularitas Partai Perindo tertinggi di antara parpol baru menurut survei Alvara Research Center. (Foto: Sindonews.com/Ilustrasi)

JAKARTA, iNews.idPopularitas Partai Perindo terus melejit. Hasil survei lembaga Alvara Research Center menunjukkan Perindo sebagai partai politik baru dengan tingkat popularitas tertinggi. Tak hanya itu, Perindo bahkan mengalahkan beberapa partai lama.  

Peneliti Alvara Research Center Hasanuddin Ali menuturkan, Perindo menduduki peringkat 8 top of mind dengan persentase 1,7 persen. Angka ini jauh di atas partai-partai baru lainnya yang juga menjadi peserta Pemilu 2019.

"Perindo juga mengungguli partai-partai lama, seperti Partai Nasdem sebesar 1,6 persen, PPP 1,4 persen, PBB 0,3 persen, dan Hanura 0,3 persen. Sedangkan untuk partai baru, hanya PSI dengan 0,1%. Ini karena Partai Berkarya dan Partai Garuda belum masuk saat dilakukan survei," ujar Hassanudin dalam paparannya di Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Secara keseluruhan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menjadi partai paling terpopuler atau dikenal oleh publik dengan memiliki top of mind 39,8 persen, jauh di atas partai lama lainnya yaitu Gerindra dan Golkar.

Survei nasional Alvara Research Center digelar pada 17 Januari-7 Februari 2018 dengan melibatkan 2.203 responden. Sampel diambil di seluruh provinsi di Indonesia dengan jumlah sampel tiap provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS). Riset menggunakan pendekatan kuantitatif dengan margin of error sebesar 2 persen.

Berdasarkan hasil analisis perceptual mapping, Alvara Research Center membagi klasifikasi persepsi masyarakat terhadap parpol. Untuk PDIP, Gerindra,Golkar, dan Demokrat dipersepsikan dengan tokoh atau figur partai, sedangkan PKB, PPP, dan PKS dipersepsikan sebagai partai islami.

"Adapun PAN dipersepsikan dengan Amien Rais, Nasdem dipersepsikan Surya Paloh, Hanura dipersepsikan Wiranto, dan Perindo dipersepsikan Hary Tanoesoedibjo," kata dia.

Hasanuddin menuturkan, faktor pertimbangan utama masyarakat dalam memilih partai politik yaitu dekat dengan rakyat atau merakyat. Selain itu, partai mampu membawa perubahan dan bebas korupsi.

"Jika pileg dilaksanakan hari ini maka PDIP akan memperoleh suara tertinggi dengan elektabilitas sebesar 28,4 persen. Kerja keras perlu dilakukan oleh PKS, Perindo, PAN, Nasdem, PPP, PSI, dan Hanura untuk bisa mencapai parliamentary threshold," ujarnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan parpol peserta Pemilu 2019. Partai Perindo mendapatkan nomor urut 9.

Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan, nomor urut 9 adalah angka baik. Meski begitu, partainya tetap harus berjuang untuk memenangkan pesta demokrasi lima tahunan mendatang.

“Saya rasa nomor 9 itu bagus ya, percaya atau tidak tapi saya rasa semua pasti mengatakan nomor 9, nomer yang baik,” ungkap HT seusai menghadiri penetapan nomor urut di Kantor KPU), Jakarta, Minggu (18/2/2018).

Menurut HT, Pemilu 2019 adalah tantangan bagi Partai Perindo dan seluruh kadernya untuk berjuang karena sekarang sudah resmi sebagai peserta pemilu. Kader dan pengurus partai harus berjuang bagaimana menjadikan Perindo sebagai partai besar.

Editor : Zen Teguh