Usai Serahkan Diri ke KPK, Eddy Diminta Kooperatif Jalani Proses Hukum

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 16:41 WIB
Usai Serahkan Diri ke KPK, Eddy Diminta Kooperatif Jalani Proses Hukum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan keterangan terkait penyerahan diri tersangka Eddy Sindoro yang sempat buron, Jakarta, Jumat (12/10/2018). (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Mantan Presiden Komisaris Lippo Group Eddy Sindoro akhirnya menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (12/10/2018). Eddy menyerah setelah dua tahun kabur sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap ke panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang berharap Eddy kooperatif menjalani proses hukum yang menjeratnya hingga tuntas. KPK berterima kasih kepada para pihak yang membantu dalam proses pengembalian Eddy setelah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dalam proses ini KPK dibantu juga oleh otoritas Singapura, instansi terkait seperti Polri, imigrasi dan kedutaan," ujar Saut dalam konferensi persnya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Menurutnya, KPK mengeluarkan status DPO kepada Eddy karena dalam beberapa kali pemanggilan tidak hadir. " Kami sampaikan informasi terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) dengan tersangka ESI (Eddy Sindoro)," ucapnya.

Eddy ditetpakan tersangka oleh KPK sejak 21 November 2016. Dia diduga telah memberi hadiah atau jani kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait dengan pengurusan perkara di PN Jakpus dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya.


Editor : Kurnia Illahi