Usai Tembak 7 Warga Palestina, Israel Hentikan Pengiriman BBM ke Gaza

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 13 Oktober 2018 - 13:58 WIB
Usai Tembak 7 Warga Palestina, Israel Hentikan Pengiriman BBM ke Gaza

Warga Palestina mengangkut seorang pengunjuk rasa yang terluka ke sebuah rumah sakit di Gaza, pada 12 Oktober 2018. (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Israel menangguhkan pengiriman bahan bakar ke Gaza sebagai tanggapan atas kekerasan di perbatasan yang menewaskan tujuh warga Palestina di wilayah kantong tersebut.

Dilaporkan AFP, Sabtu (13/10/2018), militer Israel menyatakan, lima orang ditembak mati setelah menerobos pagar perbatasan dan menyerang sebuah pos tentara.

Namun kementerian kesehatan Gaza menyatakan, tujuh warga Palestina tewas saat ribuan demonstran mendekati perbatasan Israel yang dijaga ketat.

Disebutkan, empat tewas di sepanjang perbatasan timur Al Bureij di Gaza tengah, dua di timur Kota Gaza, dan satu lagi di dekat Rafah di Gaza selatan.

Salah satu dari mereka yang tewas diketahui sebagai Mohammed Abbas, yang ditembak di kepala.

Semua korban merupakan laki-laki berusia antara 17 hingga 29 tahun.

Juru bicara militer Israel Jonathan Conricus mengatakan, sekitar 20 orang Palestina menyeberangi perbatasan dalam serangan terorganisir setelah sebuah alat peledak menghancurkan sebagian pagar.

Sekitar lima dari mereka yang berhasil melewati pagar menyerang posisi tentara Israel dan dihadang.

Menanggapi kekerasan tersebut, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman memerintahkan pengiriman bahan bakar ke kantong Palestina ditangguhkan.

"Menyusul insiden serius di Jalur Gaza, kementerian pertahanan memerintahkan penghentian segera pengiriman bahan bakar ke daerah itu," kata dia, dalam sebuah pernyataan.

Lieberman mengatakan, empat truk Israel mengirim bahan bakar ke Gaza pada Jumat pagi sebelum bentrokan pecah.

Penangguhan dilakukan beberapa hari setelah kesepakatan yang diperantarai PBB untuk memasok ke wilayah tersebut dengan bahan bakar yang dibeli oleh Qatar mulai berlaku.

Setidaknya 205 orang Palestina tewas oleh tembakan Israel di Gaza sejak protes dimulai pada 30 Maret. Mayoritas terbunuh dalam demonstrasi di perbatasan, meski yang lain tewas dalam serangan udara dan tembakan tank.

Satu tentara Israel tewas dalam periode yang sama.

Tentara Israel menyatakan. sekitar 14.000 pengujuk rasa dan penyerang ambil bagian dalam unjuk rasa Jumat kemarin.


Editor : Nathania Riris Michico