Jangan Sembarangan Pasang Alat Penghemat Bahan Bakar Berisiko Kebakaran

Riyandy Aristyo ยท Selasa, 26 Mei 2020 - 13:01 WIB
Jangan Sembarangan Pasang Alat Penghemat Bahan Bakar Berisiko Kebakaran

Alat penghemat bahan bakar berbahaya bisa menyebabkan mobil terbakar jika tidak diperhatikan pemasangannya. (Foto: AA1Car)

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak cara untuk membuat kendaraan irit bahan bakar. Salah satunya menambahkan alat penghemat bahan bakar.

Namun, komponen tersebut bisa berbahaya jika tidak diperhatikan pemasangannya. Apa yang terjadi jika salah dalam pemasangan?

"Jangan buru-buru ambil keputusan untuk pasang alat tersebut. Risiko paling parah bisa membuat mobil terbakar karena korsleting di sistem kelistrikan mobil," ujar Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, saat dihubungi iNews.id, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, saat mesin mobil beroperasi dan timbul panas, kapasitor penghemat bahan bakar bisa dengan mudah korslet. Terlebih jika pintu mobil tertutup, mungkin menyebabkan kebakaran.

"Kondisi arus listrik yang tidak stabil bisa menimbulkan panas. Padahal, di area dashboard banyak material yang terbuat dari plastik. Itu sangat berpotensi terbakar," katanya.

Menurut Sony, alat-alat jenis ini terdiri dari kumpulan kapasitor yang menyala terus-menerus. Kalau kualitasnya tidak bagus, bisa berisiko meledak. Inilah yang menjadi penyebab kebakaran.

"Sangat dianjurkan kepada para pemilik mobil supaya tidak sembarang memasang alat apapun, termasuk penghemat bahan bakar di mobil, mengingat risikonya sangat tinggi," ujar Sony. 

Editor : Dani Dahwilani