Mitsubishi Xpander Tancapkan Tonggak Sejarah Baru di Indonesia

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 10 Februari 2019 - 14:21 WIB
Mitsubishi Xpander Tancapkan Tonggak Sejarah Baru di Indonesia

Bagi Mitsubishi, kehadiran Xpander menjadi tonggak sejarah baru dengan berbagai raihan positif baik dalam penjualan maupun layanan perusahaan. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id -  Mitsubishi Motors sukses membangun kendaraan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat Indonesia melalui kehadiran small MPV (multi purpose vehicle) Xpander. Bagi Mitsubishi, kehadiran Xpander menjadi tonggak sejarah baru dengan berbagai raihan positif, baik dalam penjualan maupun layanan perusahaan.

Pencapaian ini dibuktikan dengan penjualan retail (retail sales) PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sebanyak 146.805 unit sepanjang 2018. Angka tersebut naik lebih dari 84 persen dibandingkan pencapaian 2017, serta mendongkrak pangsa pasar hingga 14,2 persen.

Semua pencapaian ini didominasi penjualan Xpander dengan kontribusi lebih dari 70 persen terhadap total penjualan Mitsubishi di Indonesia. Mobil berkapasitas tujuh penumpang tersebut tidak hanya laris di pasar dalam negeri, tapi juga diekspor ke sejumlah negara.

Hal ini diawali dengan ekspor perdana ke Filipina yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di IPC Car Terminal, Kali Baru, Cilincing, Jakarta, pada 25 April 2018 lalu. "Saya sangat menghargai lompatan Mitsubishi dengan mengekspor Mitsubishi Xpander. Ekspor perdana sebanyak 3.000 unit ke Filipina, saya dengar ke depan tidak hanya diekspor di wilayah ASEAN, tapi juga Amerika Selatan dan Afrika," ujar Presiden.

Xpander
Jokowi pun secara khusus mengapresiasi penyerapan tenaga kerja lokal di pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, yang akan menambah tenaga kerja lokal menjadi 4.000 orang. Selain itu, Mitsubishi melibatkan 120 industri komponen dalam negeri yang menjadi nilai tambah dan mata rantainya menjadi lebih luas.

CEO Mitsubishi Motors Co, Osamu Masuko mengemukakan, Mitsubishi Xpander yang diekspor ke mancanegara memiliki kandungan lokal 67 persen. Ke depan kandungan tersebut akan terus ditingkatkan.

“Kandungan lokal Mitsubishi Xpander akan terus ditingkatkan. Mitsubishi juga melibatkan 120 industri komponen dalam negeri yang menjadi nilai tambah dan mata rantainya lebih luas,” katanya.

Masuko menuturkan, perusahaan telah menargetkan ekspor Xpander sebanyak 30.000 unit pada 2018. Ekspor tersebut ditujukan ke sejumlah negara, yaitu Filipina, Thailand, Vietnam, Sri Lanka, Mesir dan Bolivia.

Xpander
Dia mengatakan, saat ini pihaknya masih memprioritaskan kebutuhan dalam negeri. Di mana 50 persen kapasitas produksi kendaraan Mitsubishi Motors di Cikarang Bekasi, Jawa Barat, diperuntukkan bagi Xpander, dengan total kapasitas produksi mencapai 160 ribu unit per tahun.

Mitsubishi pun telah mengumumkan peningkatan jumlah produksi Xpander, seiring dengan tingginya permintaan pasar di Indonesia dan ekspor. Atas dasar itu, mereka akan meningkatkan kapasitas produksi pabrik dengan target mencapai 150.000 unit pada tahun fiskal 2019.

"Pada 2019, kami akan terus berusaha melanjutkan kesuksesan aktivitas, capaian dan kontribusi Xpander, serta meningkatkan layanan terbaik untuk konsumen dan masyarakat Indonesia,” ujar Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran PT MMKSI, Irwan Kuncoro.

Untuk menopang penjualan dan layanan purnajual, Mitsubishi menargetkan mengoperasikan sebanyak 143 jaringan dealer kendaraan penumpang di Indonesia sampai akhir Maret 2019. Diharapkan melalaui langkah strategis ini Mitsubishi Xpander dapat diterima di seluruh daerah Indonesia.


Editor : Dani Dahwilani