Motor Jarang Digunakan, Waspada Kualitas Pelumas dalam Mesin Bisa Berkurang

Dani M Dahwilani · Rabu, 24 November 2021 - 10:38:00 WIB
Motor Jarang Digunakan, Waspada Kualitas Pelumas dalam Mesin Bisa Berkurang
Sepeda motor jarang digunakan wajib mendapatkan perawatan, termasuk penggantian oli alias pelumas secara berkala. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Di masa pandemi Covid-19, banyak kendaraan diparkir di garasi. Meski begitu, kendaraan wajib mendapatkan perawatan, termasuk penggantian oli alias pelumas secara berkala. 

Oli yang terlalu lama di dalam mesin perlu diganti karena fungsinya sebagai pelumas, pendingin, dan pembersih telah berkurang seiring usia pakai. Sepeda motor yang dibiarkan dalam waktu lama membutuhkan penggantian oli rutin karena fungsi oli sudah berkurang dan membuat pelumas menjadi stres.

Ada beberapa faktor yang membuat oli stres. Salah satunya karena asanya asam hasil oksidasi. Zat tersebut yang membuat oli dianggap stres sehingga perlu diganti agar mesin tetap sehat.

Pabrikan motor menyarankan mengganti oli dalam rentang waktu 2-3 bulan sekali atau sudah mencapai 2.000 km tergantung mana lebih dahulu tercapai. Pemilik kendaraan cukup menyesuaikan oli yang dipakai dengan spesifikasi dari kendaraan. Memilih oli cukup mudah karena sudah tertera pada manual book kendaraan.

Patrick Adhiatmadja, executive chairman PT Federal Karyatama (Federal Oil) mengatakan, sebagai produsen oli pihaknya selalu mengedukasi pemilik kendaraan untuk memperhatikan perawatan sepeda motor, terutama dalam penggantian pelumas.

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: