1.000 Hari Dobrak Pasar Indonesia, Penjualan Wuling Tembus Lebih dari 45.000 Unit

Dani M Dahwilani ยท Kamis, 23 April 2020 - 08:45 WIB
1.000 Hari Dobrak Pasar Indonesia, Penjualan Wuling Tembus Lebih dari 45.000 Unit

Kehadiran Wuling selama 1.000 hari telah mendobrak pasar Indonesia dengan mencatatkan penjualan lebih dari 45.000 unit. (Foto: iNews.id/Dani M Dahwilani)

JAKARTA, iNews.id - Bicara industri otomotif, pasar mobil di Indonesia sebelumnya hanya tertuju pada brand kendaraan Jepang, Eropa, Amerika Serikat dan Korea Selatan. Seiring perkembangan, industri otomotif perlahan bergeser ke daratan China.

Negeri Tirai Bambu tersebut kini tidak hanya sebagai pusat industri otomotif dunia dengan banyaknya pabrik global dibangun di sana, tapi juga menjadi pasar kendaraan terbesar setelah Amerika Serikat. Berbagai kerja sama dilakukan pabrikan China dengan merek kenamaan dalam membangun kendaraan berkualitas. Salah satunya adalah SAIC GM Wuling Automobile Co.

SAIC GM Wuling Automobile Co merupakan salah satu raksasa otomotif China dengan mencatatkan volume penjualan sebanyak 2.040.007 unit pada 2015. Ini memosisikan Wuling sebagai produsen otomotif pertama dengan produksi tahunan melebihi 2 juta unit dan menduduki peringkat teratas dalam volume penjualan perusahaan otomotif tunggal selama 10 tahun di China.

Berbekal kesuksesan di negara asalnya, SAIC GM Wuling Automobile Co memboyong brand kendaraannya ke pasar Indonesia, Wuling Motors. Namun, kehadirannya tidak mudah. Sentimen terhadap brand image mobil China sangat tinggi.

"Ini menjadi tantangan bagi kami. Namun, kami berusaha membuktikannya dengan menghadirkan fasilitas dan produk sesuai pasar Indonesia," ujar Media Relations Wuling Motors, Brian Gomgom dalam wawancara video conference bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot).

Untuk membuktikan keseriusannya di pasar Indonesia, Wuling meresmikan pabrik pertama seluas 60 hektare di Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang, Jawa Barat, pada 11 Juli 2017. Komitmen investasi yang dikucurkan sebesar 700 juta dolar AS atau sekitar Rp10,8 triliun (kurs Rp15.511/USD)

Sebagai langkah awal, Wuling menghadirkan produk pertama multi purvose vehicle (MPV) Confero kepada masyarakat Indonesia dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia Internastional Auto Show (GIIAS) 2017.

"Pertama kali memasuki pasar Indonesia kami menghadirkan Confero. Di tahun berikutnya kami mendatangkan medium MPV Cortez, kemudi mobil komersial Formo. Dilanjutkan SUV pertama Wuling Almaz, Cortez ATC, dan Wuling Almaz Wind," ujarnya.

Wuling kini telah memasuki usia 1.000 hari di pasar Tanah Air. Bagi Wuling, 1.000 hari merupakan perjalanan yang sangat penting dalam mendobrak pasar Indonesia.

Bagaimana pencapaian penjualan Wuling selama 1.000 hari? Gomgom mengungkapkan penjualan Wuling selama 1.000 hari sangat positif lebih dari 45.000 unit, masing-masing Confero 26.550 unit, Almaz 9.903 unit, Cortez 9.466 unit dan Formo 485 unit (total 46.404 unit). "Penjualan ini bagi kami sangat baik. Ini membuktikan produk Wuling diterima positif pasar Indonesia," katanya.

Sementara itu, Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko mengatakan, sebagai pendatang baru tantangan terberat adalah bagaimana membangun kepercayaan imej mobil China sebagai kendaraan utama konsumen Indonesia.

"Tak terasa memasuki 1.000 hari kehadiran Wuling di Indonesia, kami bisa memberikan kepercayaan brand otomotif China. Kami tidak lagi menjadi anak bawang, Wuling masuk 10 merek mobil terlaris di pasar nasional. Ini menjadi tantangan kami ke dapan, bagaimana menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang terus berkembang," katanya.

Sejak mendirikan pabrik dan menghadirkan produk-produk andalan, Wuling berkomitmen hadir di pasar Indonesia dalam jangka panjang. Ini dibuktikan dengan telah dibangunnya 115 jaringan dealer yang tersebar di seluruh Indonesia.

Editor : Dani Dahwilani