7 Kesalahan Pengguna Mobil Penyebab Kecelakaan di Musim Hujan

Dani M Dahwilani · Kamis, 26 November 2020 - 14:39:00 WIB
7 Kesalahan Pengguna Mobil Penyebab Kecelakaan di Musim Hujan
Satu kesalahan kecil bisa mengakibatkan kecelakaan saat berkendara di musim hujan. (Foto: Dok/Auto2000)

3. Tidak Mengukur Kemampuan Mobil

Mengemudi mobil di jalan basah akibat hujan tidak bisa disamakan dengan mengemudi di jalan kering. Sangat dianjurkan mengurangi kecepatan mobil agar lebih mudah memantau kondisi sekitar dan mengendalikan mobil kala melewati genangan air. Jika tidak hati-hati bisa tergelincir.

4. Tidak Menjaga Perilaku Berkendara

Saat hujan turun, kinerja komponen penting, seperti rem dan ban akan menurun drastis. Jangan terpancing emosi bermanuver berbahaya seperti memacu mobil atau pindah jalur tiba-tiba. Apalagi bila kondisi jalan macet. Kesabaran pengemudi akan diuji supaya tetap tenang dan tidak melakukan tindakan merugikan banyak pihak.

5. Tidak Waspada Melewati Genangan Air

Jaga kewaspadaan dan kurangi kecepatan ketika melalui genangan air. Perhatikan baik-baik dengan mengamati mobil yang ada di depan dan tidak rem mendadak yang bisa membuat mobil hilang kendali. Cukup angkat kaki dari pedal gas dan jaga jarak aman dengan kendaraan lain di depan. Tidak bermain ponsel atau kegiatan yang mendistraksi fokus juga dapat menjaga kewaspadaan.

6. Menyalakan Lampu Hazard

Lampu hazard hanya dipakai saat berhenti di kondisi darurat. Misal, saat berhenti di bahu jalan tol untuk mengganti ban yang bocor. Cukup nyalakan lampu senja atau fog lamp waktu hujan turun. Jika pandangan terbatas bisa dibantu lampu utama. Lampu hazard justru mengganggu pandangan dan membuat bingung pengguna jalan lain jika digunakan tidak semestinya.

7. Tidak Rutin Servis Berkala

Servis berkala penting untuk memastikan seluruh komponen mobil dapat berfungsi optimal, temasuk saat hujan turun. Selain itu, spare parts yang sudah waktunya diganti karena usia pakai, aus atau rusak segera diganti dengan yang baru untuk menjaga kinerja mobil. Jika malas bisa merembet ke komponen lain yang menyebabkan mogok di jalan.

Editor : Dani M Dahwilani