Beli Mobil, Jangan Salah Minta Pendapat Orang

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Rabu, 24 Januari 2018 - 06:45 WIB
Beli Mobil, Jangan Salah Minta Pendapat Orang

Bagi Anda yang akan membeli mobil, referensi atau pendapat seseorang dapat mempengaruhi keputusan Anda dalam memilih produk. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Bagi Anda yang akan membeli kendaraan, terutama yang baru pertama kali, referensi atau pendapat seseorang dapat mempengaruhi keputusan Anda dalam memilih mobil. Jika saran yang diberikan benar, itu menjadi keburuntungan bagi Anda. Namun, bila tidak? Anda akan menyesal

Pakar mobil Jay Leno memperingatkan jangan biarkan orang lain mempengaruhi keputusan Anda untuk memilih mobil mana yang akan dibeli. Apalagi jika orang tersebut bukanlah ahli di bidang otomotif.

"Kamu pergi ke banyak dokter dan mereka memberikanmu saran berdasarkan pelatihan medis yang dijalani selama bertahun-tahun di Harvard. Tapi, kemudian temanmu Larry yang bekerja di sebuah SPBU berkata alat-alat tersebut tidak bekerja. Jangan dengarkan Larry. Dengarkan orang yang tahu apa yang dia kerjakan," ujar Leno, seperti dikutip dari CNBC.

Hal tersebut merupakan kesalahan utama yang kerap dilakukan orang ketika membeli mobil. Padahal, dalam memilih mobil pendapat seorang ahli lebih diperlukan dibanding orang awam.

"Lebih baik melakukan riset sendiri terlebih dahulu dengan memikirkan apa yang sesungguhnya diinginkan dari sebuah mobil. Apakah murni karena untuk pulang-pergi ke kantor? Apakah akan digunakan untuk perjalanan jarak jauh?" terang Jay Leno.

Kemudian, lanjut dia, buat daftar yang paling diperlukan seperti kamera, ruang bagasi ekstra atau pemantauan blind spot. Begitu mengetahui persis apa yang dicari, maka bisa mulai berbelanja dan membandingkan harga karena pada akhirnya, setiap orang ingin membeli mobil terbaik yang sesuai isi kantong.

Dia juga menyarankan ketika sudah mampu membeli mobil maka jangan pernah menyewa. Sebab itu hanya membuang-buang uang karena pada akhirnya tidak ada yang didapatkan setelah masa sewa tersebut berakhir.

Editor : Dani Dahwilani