Cairkan Ketegangan, Aliansi Renault-Nissan Gelar Pertemuan

Riyandy Aristyo ยท Rabu, 19 Desember 2018 - 13:37 WIB
Cairkan Ketegangan, Aliansi Renault-Nissan Gelar Pertemuan

Pascapenangkapan Carlos Ghosn, Dewan eksekutif Renault dan Nissan menggelar pertemuan di tengah ketegangan masa depan kemitraan. (Foto: Reuters)

AMSTERDAM, iNews.id - Dewan eksekutif Renault dan Nissan menggelar pertemuan di tengah ketegangan masa depan kemitraan mereka. Situasi ini menyusul penangkapan pimpinan aliansi Carlos Ghosn oleh otoritas Jepang, bulan lalu.

Dilansir dari Reuters, Rabu (19/12/2018), pertemuan yang dilaksanakan selama dua hari di Amsterdam, Belanda ini digelar setelah CEO Nissan Hiroto Saikawa menolak permintaan perusahaan induk Renault untuk rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa.

Padahal, pertemuan pemegang saham tersebut bisa memberikan Renault kesempatan mempertimbangkan pengganti Ghosn sebagai ketua, serta perjanjian dengan dewan Nissan lain.

Ghosn didakwa bersama kaki tangannya, Greg Kelly atas manipulasi laporan keuangan 43 juta dolar AS, yang telah diatur Ghosn untuk dibayar saat menjabat sebagai ketua dan CEO. Skandal tersebut mengguncang aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi setelah Ghosn dan Greg Kelly ditahan.

Saikawa disebutkan dapat menghadiri pertemuan di Amsterdam dan berbicara langsung dengan Wakil CEO Renault Thierry Bollore untuk pertama kalinya sejak Ghosn ditahan pada 19 November 2018.

Pertemuan itu juga akan membahas kesulitan yang muncul dalam beberapa program kendaraan aliansi dan powertrain sejak skandal itu meletus.

Direksi Renault mendapat pengarahan tentang investigasi Nissan yang mengarah pada penangkapan Ghosn, pekan lalu. Namun, mereka menegaskan tetap pada keputusan awal mempertahankan posisi Ghosn sebagai ketua dan CEO.


Editor : Dani Dahwilani