FCA Siap Bayar Tesla Demi Penuhi Aturan Emisi CO2 Eropa

Dani M Dahwilani ยท Senin, 08 April 2019 - 07:15 WIB
FCA Siap Bayar Tesla Demi Penuhi Aturan Emisi CO2 Eropa

Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dilaporkan setuju membayar Tesla untuk memenuhi aturan emisi CO2 Uni Eropa. (Foto: Carscoops)

MILAN, iNews.id - Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dilaporkan setuju membayar Tesla ratusan juta euro untuk memasukkan mobil listrik besutan Elon Musk ke dalam armadanya. Langkah ini diambil FCA untuk menghindari denda besar karena melanggar peraturan emisi baru Uni Eropa.

Dilansir dari Carscoops, Senin (8/4/2019), laporan tersebut diungkap The Financial Times, mengutip dokumen Komisi Eropa.

Melalui kesepakatan tersebut memungkinkan FCA mengimbangi emisi CO2 melalui mobil listrik Tesla. Komisi Eropa juga mengungkapkan Mazda dan Toyota juga akan membentuk open pool untuk aturan emisi.

Diketahui, mulai tahun depan, Uni Eropa telah menetapkan target emisi CO2 armada rata-rata menjadi hanya 95 gr/km. Target baru UE ini akan menjadi undang-undang pada 2021.

Menurut data dari UBS, kadar emisi FCA rata-rata 123 gr CO2/km pada tahun lalu. Ini menjadikan mereka perusahaan dengan "risiko tertinggi tidak memenuhi target". Di mana emisi rata-rata industri saat ini adalah 120,5 gr/km.

Analis Jefferies memperkirakan FCA menghadapi denda lebih dari 2 miliar euro (2,2 miliar dolar AS) atau Rp31 triliun pada 2021, jika mereka gagal memenuhi target. Penelitian lain, PA Consulting mengatakan, perusahaan itu kemungkinan akan melampaui batas 6,7 gr/km, kesenjangan terbesar di antara 13 produsen mobil dalam penelitian.

Peraturan UE memungkinkan produsen menyatukan emisi baik yang dilakukan VW Group secara internal maupun eksternal, dengan perusahaan pesaing membentuk apa yang disebut open pool. Namun, sampai sekarang tidak satu pun dari mereka yang secara resmi mencapai kesepakatan. Jadi jika ini berhasil, FCA dan Tesla akan menjadi yang pertama.

Tidak ada rincian berapa konvensasi yang diberikan FCA kepada Tesla. Mereka menolak memberikan informasi.

Tesla sendiri telah mengkonfirmasi siap membentuk kelompok ke Komisi Eropa untuk memberikan kesempatan para produsen mobil lain bergabung.


Editor : Dani Dahwilani