Fiat Didenda Rp9,8 Triliun terkait Perangkat Ilegal pada Emisi Diesel

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 13:03 WIB
Fiat Didenda Rp9,8 Triliun terkait Perangkat Ilegal pada Emisi Diesel

Manifulasi emisi, Fiat dituntut harus membayar lebih dari 700 juta dolar AS atau sekitar Rp9,8 triliun. (Foto: CNET)

MICHIGAN, iNews.id - Kelompok perusahaan otomotif Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dituduh menggunakan perangkat lunak ilegal pada 104.000 unit kendaraan diesel terkait gas buang (emisi). Atas kasus tersebut, Fiat dituntut harus membayar lebih dari 700 juta dolar AS atau sekitar Rp9,8 triliun.

Dilansir dari Reuters, Kamis (10/1/2018), denda 700 juta dolar AS, mencakup pembayaran denda 311 juta dolar AS kepada Departemen Kehakiman, 75 juta dolar AS untuk negara bagian yang menyelidiki masalah emisi berlebih, serta 280 juta dolar AS untuk menyelesaikan gugatan para pemilik kendaraan.

Meski demikian, Fiat Chrysler membantah bersalah. Mereka mengatakan tidak pernah ada upaya membuat perangkat lunak untuk menipu aturan emisi.

Secara terpisah, Robert Bosch GmbH, pemasok mobil Jerman yang membuat beberapa komponen untuk mesin diesel Fiat Chrysler akan memberikan penjelasan terkait penyelesaian gugatan dari pemilik kendaraan di Amerika Serikat, sebesar 30 juta dolar AS.

Seperti diketahui, regulator Amerika Serikat dan California meningkatkan pengawasan kendaraan diesel setelah Volkswagen mengakui telah menginstal perangkat lunak ilegal pada kendaraan di AS selama bertahun-tahun untuk menghindari standar emis pada 2015.

VW telah setuju membayar lebih dari 25 miliar dolar AS di Amerika Serikat untuk klaim dari pemilik, regulator lingkungan, negara bagian dan dealer.

Selain itu, regulator AS juga telah menyelidiki emisi diesel pada kendaraan Daimler AG dan Mercedes Benz di Amerika Serikat (AS).


Editor : Dani Dahwilani