Ini Strategi Daihatsu Pertahankan Market di Tengah Gempuran Pabrikan China

Riyandy Aristyo ยท Senin, 13 Januari 2020 - 16:40 WIB
Ini Strategi Daihatsu Pertahankan Market di Tengah Gempuran Pabrikan China

Produk Daihatsu tetap menjadi pilihan meski dapat gempuran pabrikan China. (Foto: Carscoops)

JAKARTA, iNews.id - Industri otomotif roda empat di Indonesia semakin 'gemuk' berkat kehadiran pabrikan asal China, Wuling dan DFSK. Terlebih mereka menawarkan beberapa produk dengan fitur modern, namun dibanderol dengan harga murah.

Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra mengatakan, kehadiran keduanya cukup berpengaruh pada pilihan konsumen saat membeli mobil, namun ada faktor mendasar yang belum dimiliki produsen mobil asal China tersebut.

"Industri otomotif itu tak hanya padat karya, tapi juga padat modal. Pemainnya bukan seperti lari sprint, tapi harus maraton. Sebab, beli mobil di Indonesia itu bisa lebih dari 10 tahun," kata Amelia saat ditemui iNews.id di Sunter, Jakarta, belum lama ini.

Menurut wanita yang akrab disapa Amel ini, membeli mobil di Tanah Air berasal dari pertanyaan-pertanyaan seputar harga jual kembali yang stabil, ketersedian spare part hingga bengkel yang tersebar di mana-mana.

"Kalau ketiga hal itu belum disiapkan, belum tentu mobilnya laku, meski mobilnya bagus dan harganya murah. Mereka (pabrikan China) bisa tidak seperti itu. Mereka baru mulai, kalau kami sudah punya fondasi dari tahun 70-an. Kita juga punya banyak outlet di 33 provinsi, belum tentu produk China punya outlet sebanyak kami," ujar Amel.

Editor : Tuty Ocktaviany