Kasus Carlos Ghosn, Hambat Pengembangan Mobil Listrik Nissan

Riyandy Aristyo ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 23:31 WIB
Kasus Carlos Ghosn, Hambat Pengembangan Mobil Listrik Nissan

Kasus penangkapan Carlos Ghosn dinilai menghambat pengembangan mobil listrik baru Nissan. (Foto; Dok/AFP)

TOKYO, iNews.id - Pascapenangkapan CEO aliansi Renault-Nissan Carlos Ghosn, banyak masalah yang menimpa kedua pabrikan otomotif tersebut. Salah satunya adalah anjloknya saham mereka.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (7/12/2018), tak tanggung-tanggung, saham Nissan turun lebih dari empat persen, sementara saham Renault jatuh lebih dari delapan persen di bursa Eropa.

Tak hanya itu, skandal Ghosn juga berpotensi menghambat pengembangan mobil listrik baru Nissan. Pasalnya, selama hampir 10 tahun, Ghosn telah memberi kontribusi besar terhadap penjualan Nissan Leaf EV (electric vehicle).

Baca Juga:

Susul Nissan, Mitsubishi Akan Copot Posisi Carlos Ghosn

Ditangkap, Ini Alasan Nissan Laporkan Carlos Ghosn

Setelah Nissan-Mitsubishi, Prancis Desak Carlos Ghosn Mundur


"Nissan Leaf EV adalah salah satu mahakarya Ghosn, dan dalam keadaan sekarang (Ghosn dipenjara), banyak ketidakpastian mengenai mobil tersebut," ujar Mei Songlin, mantan wakil presiden dan direktur pelaksana China Operation untuk J.D Power Asia Pacific.

Kasus yang menimpa Ghosn tampaknya akan menunda peluncuran model terbaru Nissan Grand Livina. Kabarnya, mobil MPV tersebut akan menggunakan Mitsubishi Xpander sebagai basis.


Editor : Dani Dahwilani