Ken Okuyama Bangun Supercar Satu-Satunya di Dunia Berbasis Lamborghini

Dani M Dahwilani · Senin, 02 Desember 2019 - 21:30 WIB
Ken Okuyama Bangun Supercar Satu-Satunya di Dunia Berbasis Lamborghini

Desainer profesional Ken Okuyama membangun supercar satu-satunya di dunia berbasis Lamborghini Aventador, Kode 0. (Foto: Motor1/Autocar)

JAKARTA, iNews.id - Bagi sebagian banyak orang mendengar nama Ken Okuyama mungkin terdengar asing. Ya, Okuyama adalah seorang profesional desain otomotif yang menghabiskan sebagian besar kariernya di Pininfarina.

Dilansir dari Motor1, Senin (2/12/2019), dia yang membantu menciptakan model kendaraan papan atas, antara lain Acura NSX, Ferrari 599 GTB, Ferrari Enzo, Maserati Birdcage 75th Concept, dan Chevrolet Camaro generasi keempat.

Namun pada 2006, Ken Okuyama meninggalkan Pininfarina. Dia kemudian menciptakan mobil konsep self-titled pertamanya Kode 0.

Kode 0 berbasis Lamborghini Aventador memulai debutnya di Pebble Beach pada 2017. Dalam desainnya Okuyama menggunakan proporsi mobil impian klasik, seperti Lamborghini Countach, Miura, dan Lancia Stratos Zero.

Okuyama menerapkan teknik "satu gerakan" untuk membuat profil langsing Kode 0. Tapi detail agresif seperti splitter depan yang edgy, lampu LED tajam, knalpot berbentuk segitiga, dan roda 21 inci mewujudkan tampilan kontras yang tajam dengan siluet ramping.

Untuk jantung pacu, Kode 0 menggendong mesin V12 6.5 liter yang bersumber dari Lamborghini, bertenaga 690 hp (515 kilowatt) dan torsi 507 pound-kaki (690 Newton-meter). Mobil ini mampu berlari 0-62 mil per jam (0-100 kilometer per jam) hanya dalam waktu 2,9 detik.

Kode 0 memiliki bobot hanya 3.417 pounds (1.550 kilogram), membuatnya jauh lebih ringan daripada Aventador yang menjadi basisnya (4.085 pound/1.852 kilogram).

Kode 0 mendapat banyak perhatian di Pebble Beach. Namun, Okuyama tidak berniat memproduksi Kode 0 dalam skala massal. Satu-satunya contoh di Pebble Beach ditawarkan dengan harga 1,5 juta dolar AS, lebih mahal dari harga Aventador baru (sekitar 400.000 dolar AS).

Meskipun pengecer tidak pernah mengungkapkan harga jual akhir, tebakan harganya lebih dari satu juta dolar AS mengingat biaya alokasi awal. Apalagi ini adalah desain Okuyama.


Editor : Dani Dahwilani