Lawan Musuh Bebuyutan Mercedes-Benz dan BMW, Ini Strategi Audi

Dani M Dahwilani ยท Senin, 13 Januari 2020 - 06:45 WIB
Lawan Musuh Bebuyutan Mercedes-Benz dan BMW, Ini Strategi Audi

Audi siap melawan dengan memproduksi jajaran mobil listrik (electric vehicle) lebih banyak dari kedua rivalnya, Mercedes-Benz dan BMW. (Foto: Mercedes Blog)

LAS VEGAS, iNews.id - Pabrikan mobil mewah Jerman, Audi menyadari saat ini mereka berada di belakang rival abadinya, Mercedes-Benz dan BMW. Mobil berlogo tiga roda tersebut siap melawan dengan memproduksi jajaran mobil listrik (electric vehicle) lebih banyak dari saingannya.

Dilansir dari Carscoops, Senin (13/1/2020), Kepala Penjualan Audi, Hildegard Wortmann menyatakan, perusahaan siap memenangkan kembali penjualan dari Mercedes dan BMW. Seperti apa strategi Audi?

Dia menjelaskan rencananya perusahaan akan fokus pada jajaran produk baru dan program restrukturisasi jangka panjang dengan memangkas tenaga kerja di Jerman sekitar 15 persen hingga 2025. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan hingga 6,7 miliar dolar AS.

"Kami ingin menyerang lagi," ujar Wortmann, yang bergabung dengan Audi dari BMW pada tahun lalu. (Baca juga: Kalahkan BMW dan Audi, Mercedes-Benz Cetak Penjualan Mobil Mewah Terbanyak di Dunia)

"Perubahan mendalam diperlukan, tetapi saya melihat kemauan besar di seluruh organisasi untuk membalikkan keadaan, dan itu membuat saya optimistis," ujarnya, di sela-sela pameran teknologi CES 2020, Las Vegas, AS.

Ke depan, Audi juga ingin menaikkan kembali margin laba dari perkiraan 7 persen menjadi 8,5 persen. Rencana lain termasuk menghentikan produksi TT Coupe, menggantinya dengan penerus bertenaga baterai.

"Ini adalah tanda keberanian untuk berhenti membuat ikon seperti TT yang telah membentuk merek, dan membuat yang baru seperti e-tron GT," katanya

Audi ingin menambah sekitar 10 kendaraan plug-in hybrids (PHEV) dan 20 mobil baterai-listrik pada 2025 ke jajaran produknya. Di mana secara total mereka akan memiliki model elektrifikasi lebih banyak daripada Mercedes dan BMW.


Editor : Dani Dahwilani