Mengenal Fitur Keselamatan Pasif dan Aktif pada Mobil

Dani M Dahwilani ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 19:09 WIB
Mengenal Fitur Keselamatan Pasif dan Aktif pada Mobil

Fitur keselamatan teknologi ACT, salah satunya diterapkan pada struktur rangka bodi Reinforced Impact Safety Evolution (RISE) Mitsubishi Xpander. (Foto: Mitsubishi)

JAKARTA, iNews.id - Fitur keselamatan menjadi syarat utama pada mobil modern. Tidak hanya airbag atau kantung udara yang menjadi fitur wajib, fitur-fitur keselamatan lain juga menjadi syarat tingkat keamanan penumpang.

Secara umum fitur keselamatan pada mobil terbagi menjadi dua, yaitu aktif dan pasif. Keduanya berfungsi mengantisipasi potensi kecelakaan. Jika terjadi insiden fitur keselamatan mampu meminimalisasi dampak fatal.

Fitur keselamatan aktif bekerja sebelum atau mencegah terjadinya kecelakaan. Fitur keselamatan ini bekerja secara kompurterisasi, sebelum mobil hilang kendali atau akan menabrak. Adapun fitur-fitur keselamatan aktif adalah Antilock Braking System (ABS), Brake Assist (BA), Electronic Brake force Distribution (EBD) dan Hill Start Assist (HSA).

‎Sementara fitur keselamatan pasif bekerja ketika mobil terkena benturan atau kecelakaan. Ada banyak fitur pasif, di antaranya Supplemental Restraint System (SRS) Airbag, sabuk keselamatan dengan Pretension dan Force Limiter, serta Isofix atau pengait pada kursi baris kedua untuk mengunci bangku anak-anak.

“Keamanan saat berkendara merupakan hal utama, sebuah produk tidak cukup hanya menawarkan kenyamanan, desain yang bagus, dan mesin andal, tetapi fitur keamananlah yang sangat penting untuk mobil keluarga," ujar Head of Technical Service and CS Support Department PT MMKSI, Boediarto dalam keterangannya kepada iNews.id, Kamis (10/1/2018).

Xpander
Salah satu fitur keselamatan yang penting pada kendaraan adalah Active Stability Control (ASC). Fitur ini berfungsi mencegah terjadinya over steer ataupun under steer saat manuver. Sebagai contoh teknologi ini diterapkan pada struktur rangka bodi Reinforced Impact Safety Evolution (RISE) Mitsubishi Xpander.

Ini adalah teknologi rangka body yang dibuat High Tensile Metal, sehingga bagian dalam kabin terlindungi dari benturan karena rangkanya lebih kuat.

RISE merupakan kesatuan antara body dan sasis untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Efektif menyerap energi tabrakan dari segala arah (depan, belakang, samping). untuk meminimalisir kerusakan dan menjaga penumpang dalam kabin tetap aman. Dalam tabrakan hebat, fitur ini menjaga bentuk interior tetap utuh, sehingga kemungkinan selamat pada penumpang menjadi lebih besar.

Xpander 3
Selain itu, ada juga fitur Pedestrian Protection yang dibuat sedemikian rupa agar lebih aman bagi pejalan kaki. Fitur ini merupakan struktur peredam energi benturan di kap mesin, bumper, dan fender untuk minimalisir deformasi akibat benturan serta minimalisir cedera bagi pejalan kaki.

Fitur tersebut mampu menekan dampak kecelakaan terhadap pejalan kaki melalui built impact-absorbing di material kap mesin dan bumper depan. Dalam kasus ketika terjadi tabrakan, cedera diminimalkan dengan bentuk depan yang akan membulat dan terbuat dari bahan non-logam.


Editor : Dani Dahwilani