Pasar SUV Tumbuh, Ini Strategi Toyota Dongkrak MPV

Riyandy Aristyo ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 09:25 WIB
Pasar SUV Tumbuh, Ini Strategi Toyota Dongkrak MPV

Pasar SUV tumbuh, Toyota siapkan Avanza terbaru tingkatkan gairah di segmen MPV. (Foto: YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Segmen mobil Sport Utility Vehicle (SUV) di Indonesia dari tahun ke tahun terus tumbuh. Kendati pergerakannya tidak besar, diperkirakan volume penjualan SUV secara nasional pada 2019 di atas pencapaian 2018.

Berdasarkan data Gaikindo, naiknya pasar SUV sudah terasa sejak 2014, dengan volume sebanyak 53.855 unit atau 4,46 persen dari total pasar mobil nasional. Setahun kemudian naik menjadi 5,35 persen, kemudian melompat lagi 6,83 persen pada 2016, serta tumbuh 6,80 persen pada 2017.

Wakil Presiden PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto mengatakan, tren SUV bukan hanya terjadi di Indonesia tapi juga di mancanegara. Toyota sendiri mencatat ada kenaikan terhadap SUV dan menyumbang penjualan terbanyak kedua Toyota setelah MPV.

"Sama seperti global, tren SUV terus naik. Bahkan SUV kami Toyota Rush tumbuh dua kali lipat dibandingkan 2017. Ini kita rasakan sangat baik," ujar Henry, saat berbincang dengan iNews.id, baru-baru ini.

Di sisi lain, dia tak memungkiri tahun lalu penjualan jenis MPV sedikit terkoreksi. Bahkan, Toyota mengakui penjualan Avanza tersendat, berbeda dengan SUV mereka seperti Rush dan Fortuner.

"Bicara komposisi market 2018, MPV minus 0,5 persen, namun dari 14 persen ke 17 persen untuk SUV. Tapi walau stagnan, komposisi MPV masih besar sekali sekitar 40 persen," katanya.

Turunnya low MPV Toyota tahun lalu tidak terlepas kehadiran para kompetitor, seperti Mitsubishi Xpander dan Ertiga baru yang lebih dinamis dan stylish, serta Wuling Confero yang harganya lebih bersahabat.

"Di tengah pemain MPV bertambah, Avanza kita tetap masih jadi pilihan utama. Terlebih lagi kami akan merilis generasi terbaru dari Toyota Avanza pada 15 Januari 2019 mendatang," kata Henry.


Editor : Dani Dahwilani