Pengiriman Dimulai, Produksi Tesla Model 3 di China Tercepat Kurang Setahun

Dani M Dahwilani ยท Senin, 30 Desember 2019 - 16:45 WIB
Pengiriman Dimulai, Produksi Tesla Model 3 di China Tercepat Kurang Setahun

Tesla telah mulai mengirimkan mobil listrik Model 3 yang diproduksi di pabrik Shanghai, China hanya dalam waktu kurang dari setahun.

SHANGHAI, iNews.id - Tesla telah mulai mengirimkan mobil listrik Model 3 yang diproduksi di pabrik Shanghai, China hanya dalam waktu kurang dari setahun. Pabrik yang dibangun senilai 2 miliar dolar AS ini mencetak rekor produsen mobil global tercepat di China.

Dilansir dari Reuters, Senin (30/12/2019), upacara pengiriman di Shanghai Gigafactory ditandai dengan penyerahan kendaraan kepada 15 karyawan Tesla sebagai konsumen. Uniknya, salah satu dari mereka mengambil momen ini untuk melamar kekasihnya.

Sedan Model 3 buatan China dibanderol 355.800 yuan atau 50.000 dolar AS oleh pemerintah. Sebelumnya, kendaraan Model 3 yang diimpor dari AS dilepas 439.000 yuan.

Pabrik Tesla di Shanghai berdiri dan beroperasi hanya dalam waktu 357 hari, adalah bagian dari rencana Tesla meningkatkan kehadirannya di pasar mobil terbesar dunia. Langkah ini juga untuk meminimalisir dampak perang dagang AS-China.

Tesla yang sebelumnya mengimpor semua mobil di AS mengatakan, ingin memulai pengiriman dari pabrik Shanghai sebelum Tahun Baru Imlek pada 25 Januari. Tesla sendiri telah mencapai target produksi 1.000 unit per minggu, atau sekitar 280 mobil per hari.

"Mulai sekarang dan seterusnya Model 3 buatan China akan mulai berjalan di jalan-jalan besar dan kecil China," ujar Wakil Presiden Tesla China, Tao Lin dalam upacara pengiriman yang dihadiri karyawan dan pejabat pemerintah Shanghai.

Pemerintah China mendukung kehadiran pabrik Tesla di wilayahnya, fasilitas mobil yang sepenuhnya dimiliki asing pertama. Ini sebagai refleksi pergeseran Beijing yang lebih luas untuk membuka pasar mobilnya.

Tesla telah mengambil pendekatan berbeda di pasar China. Brand mobil listrik terbesar di dunia dengan penjualan 1,3 juta unit kendaraan pada tahun lalu itu berusaha membuka pasar baru di sejumlah negara.

Tesla akan menggandakan jumlah pusat layanan dan stasiun pengisian cepat (fast charging) di China tahun depan, dan berencana lebih dari dua kali lipat tenaga kerja purnajual menjadi 1.500 dari 600 pada saat ini.

Editor : Dani Dahwilani