Penjualan Turun Terimbas Pemilu, KTB Fuso Optimistis Semester II Naik

Dani M Dahwilani ยท Jumat, 17 Mei 2019 - 16:15 WIB
Penjualan Turun Terimbas Pemilu, KTB Fuso Optimistis Semester II Naik

KTB Fuso mengekui dalam empat bulan pertama kondisi pasar sedikit menurun karena agenda politik Pemilu 2019. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Agenda politik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berimbas pada berbagai sektor ekonomi di Tanah Air. Salah satunya industri otomotif.

Seperti diketahui, berdasarkan data Gaikindo penjualan kendaraan di dalam negeri pada kuartal pertama 2019 turun sebesar 13 persen. Kondisi ini juga dirasakan produsen kendaraan niaga Mitsubishi Fuso, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).

KTB mencatat jumlah penjualan kendaraan pada Januari-April 2019 sebanyak 13.443 unit. Angka tersebut menurun dibanding periode yang sama tahun lalu, mencapai 16.722 unit.

Presiden Direktur PT KTB Atsushi Kurita mengakui, dalam empat bulan pertama kondisi pasar sedikit menurun karena agenda politik Pemilu 2019. Konsumen memilih menunggu sampai hasil pemilihan umum.

"Konsumen masih wait and see melihat situasi politik. Meski mengalami penurunan kami yakin pada semester II akan naik, seiring dengan kembalinya roda pereknomian pascapemilu," ujarnya di kawasan Kuningan, Jakarta.

Kurita mengungkapkan pada Maret 2019, sempat tergeser kompetitor terberat, Hino. Namun, pada April kembali unggul dengan pangsa pasar 47 persen. " Pada Maret, posisi market leader sempat diambil Hibo. Namun, kami berhasil merebut kembali posisi pertama sebagai pemimpin pasar pada April," katanya.

Hal senada disampaikan Direktur Penjualan dan Pemasaran KTB, Fuso Duljatmono, penurunan penjualan bukan karena faktor internal, melainkan konsumen lebih memilih menunggu sampai pengumuman pemenang Pemilu 2019.

"Jadi konsumen memilih menunggu. Setelah itu, pasar akan tumbuh, begitu juga dengan permintaan. Saat ini, yang berjalan adalah kontrak-kontrak lama dari konsumen yang sudah memesan kendaraan sebelumnya," ujar Duljatmono.


Editor : Dani Dahwilani