Penutupan Pabrik Nissan di Indonesia Tak Pengaruhi Harga Jual Model yang Lain

Riyandy Aristyo ยท Rabu, 03 Juni 2020 - 16:21 WIB
Penutupan Pabrik Nissan di Indonesia Tak Pengaruhi Harga Jual Model yang Lain

Penutupan pabrik Nissan di Indonesia tak pengaruhi harga jual model yang lain. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Nissan secara mengejutkan menutup pabrik produksinya di Indonesia. Hal ini dilakukan pabrikan asal Jepang tersebut untuk melancarkan rencana bisnis barunya.

Lantas, bagaimana dengan harga jual model-model Nissan di Tanah Air? Apakah stabil atau justru menurun?

Pemilik dealer mobil bekas Carsell Cinere, Budi Subandono mengatakan, harga sejumlah mobil Nissan di kiosnya mengalami penurunan harga yang signifikan. Namun, turunnya harga mobil bukan karena Nissan tutup pabrik, melainkan imbas pandemi Covid-19.

"Harga (mobil bekas Nissan) memang turun semua. Tapi karena imbas virus corona dan bukan gara-gara Nissan tutup pabrik," katanya saat dihubungi iNews.id, Rabu (3/6/2020).

Menurut Budi, sejak dahulu mobil bekas Nissan memang selalu turun harganya tiap tahun karena biaya perawatannya mahal. Ditambah dengan tahun ini ada virus corona yang membuat harganya semakin jatuh.

"Kalau sekarang harganya turun hingga 30 persen. Sementara biaya servis Nissan bisa 150 sampai 200 lebih mahal dari merek mobil Jepang lainnya. Konsumen jadi mikir kalau mau ambil mobil ini (Nissan)," ujarnya.

Misalnya Nissan Navara yang punya harga baru Rp400 juta sampai Rp500 juta. Saat dijual kembali, harganya bisa mencapai Rp200 jutaan saja.

"Trennya memang dari dulu begitu. Nissan Navara saja yang harga barunya Rp400 jutaan bisa turun jadi Rp200 jutaan kondisi bekas," kata dia.

Editor : Tuty Ocktaviany